Logo
Berita Olahraga

Kemenpora Membuka Kesempatan Seleksi Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengumumkan seleksi terbuka untuk posisi Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan di Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) yang berlangsung da...

A
Anggun Ratnasari
24 September 2026 25 pembaca
Kemenpora RI mengadakan seleksi terbuka pengisian Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum (BLU) untuk jabatan Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK). (dok.Istimewa)
Kemenpora RI mengadakan seleksi terbuka pengisian Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum (BLU) untuk jabatan Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK). (dok.Istimewa)

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi posisi Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan di Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK). Pendaftaran untuk seleksi ini dibuka mulai tanggal 22 hingga 29 September 2026.

Inisiatif seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya Kemenpora untuk meningkatkan tata kelola serta pengelolaan aset dan usaha di bidang keolahragaan dengan cara yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Kemenpora memberikan kesempatan yang lebih luas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non-PNS yang memenuhi kriteria dan memiliki kompetensi yang diperlukan.

Pentingnya Pendekatan Profesional dalam Pengelolaan Aset

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan bahwa pengelolaan aset serta pengembangan usaha di bidang keolahragaan memerlukan pendekatan yang profesional dan pemahaman yang mendalam mengenai industri olahraga. Oleh karena itu, Kemenpora membuka peluang bagi para profesional untuk berkontribusi dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional.

“Pengelolaan aset dan usaha keolahragaan membutuhkan kompetensi manajerial yang kuat, pemahaman terhadap industri olahraga, serta kemampuan melihat olahraga sebagai sebuah ekosistem yang memiliki potensi ekonomi. Karena itu, kami membuka kesempatan yang lebih luas bagi para profesional yang memiliki kapasitas dan pengalaman yang relevan,” jelas Menpora Erick.

Erick menambahkan, individu yang terpilih diharapkan dapat mendukung Direktur Utama dalam menjadikan LPUK sebagai lembaga yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Penguatan dalam pengelolaan aset dan usaha keolahragaan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan industri olahraga di tanah air.

Mencari Talenta Terbaik untuk LPUK

Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi, menyatakan bahwa pembukaan seleksi ini merupakan kesempatan untuk menarik talenta terbaik yang dapat meningkatkan kapasitas LPUK, khususnya dalam pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi talenta yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi untuk mengembangkan pengelolaan aset serta usaha keolahragaan. Kami berharap proses seleksi ini dapat menemukan figur yang mampu membawa perspektif baru, bekerja secara profesional, dan menciptakan nilai tambah bagi Kemenpora, LPUK, maupun ekosistem olahraga secara lebih luas,” ungkap Muhammad Oktaviandi.

Ia juga menekankan pentingnya memiliki sumber daya manusia yang dapat menggabungkan kemampuan manajerial dengan pemahaman tentang dinamika industri olahraga. Hal ini krusial agar pengelolaan aset dan usaha keolahragaan dapat dilakukan secara optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“LPUK harus terus berkembang menjadi lembaga yang adaptif dan inovatif. Karena itu, kami membutuhkan orang-orang yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu melihat peluang, membangun kolaborasi, dan menghadirkan terobosan dalam pengembangan usaha keolahragaan,” tambahnya.

Menpora menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kompetensi, dan integritas. Dengan demikian, kesempatan untuk mengisi posisi tersebut terbuka bagi semua kandidat yang memenuhi syarat dan memiliki kapasitas sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Yang kita cari adalah figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan memimpin, dan visi untuk mengembangkan usaha keolahragaan. Siapa pun yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi,” tutup Menpora Erick.

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran dan tahapan seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora. Pendaftaran dan pengunggahan berkas lamaran wajib dilakukan antara tanggal 22 hingga 29 September 2026 sebelum pukul 23.59 WIB.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait