Logo
Berita Olahraga

Kemenpora Tingkatkan Integrasi Data Olahraga untuk Optimalisasi Manajemen Talenta Nasional

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia memperkuat transformasi digital dalam dunia olahraga dengan menandatangani perjanjian kerja sama bersama lima induk cabang olahraga. Lang...

A
Arka Wisena
12 August 2026 41 pembaca
Kemenpora RI perkuat transformasi digital di bidang keolahragaan melalui penandatanganan PKS dan NDA bersama lima induk cabang olahraga, yakni PSSI, PERBASI, PBSI, PABSI, dan Akuatik Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta. (foto: dok/Kemenpora)
Kemenpora RI perkuat transformasi digital di bidang keolahragaan melalui penandatanganan PKS dan NDA bersama lima induk cabang olahraga, yakni PSSI, PERBASI, PBSI, PABSI, dan Akuatik Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta. (foto: dok/Kemenpora)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Non-Disclosure Agreement (NDA) dengan lima induk cabang olahraga, yaitu Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), dan Akuatik Indonesia. Acara ini berlangsung di Kantor Kemenpora pada Rabu, 12 Agustus.

Tujuan Integrasi Data Keolahragaan

Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk membangun integrasi data keolahragaan yang lebih sistematis, akurat, dan berkelanjutan. Data yang dikumpulkan mencakup informasi mengenai atlet, pelatih, wasit, tenaga pendukung, serta pemangku kepentingan dari setiap cabang olahraga. Diharapkan, integrasi data ini dapat memperkuat proses pemetaan dan pembinaan talenta olahraga dengan cara yang lebih terukur.

Pentingnya Basis Data Terintegrasi

Ketersediaan basis data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah serta induk cabang olahraga dalam mengidentifikasi potensi atlet, memantau perkembangan prestasi, dan menyusun program pembinaan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing talenta. Langkah ini juga merupakan bagian dari penguatan manajemen talenta nasional di bidang olahraga.

Dengan pengelolaan talenta yang berbasis data, proses pencarian, pembinaan, pengembangan, hingga pemantauan prestasi atlet dapat dilakukan dengan lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga mencapai level prestasi internasional. Kemenpora berkomitmen untuk terus mendorong perluasan dan pemutakhiran data keolahragaan secara bertahap, sehingga dapat menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang modern dan terintegrasi, mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait