Logo
Berita Olahraga

Kesulitan Marc Marquez Akibat Cedera Lengan Kanan

Marc Marquez menghadapi tantangan besar akibat cedera patah tulang lengan atas kanan yang dialaminya pada tahun 2020. Meskipun telah sembuh dan meraih gelar juara dunia, dampak cedera tersebut masih t...

A
Arka Wisena
26 August 2026 24 pembaca
Foto: REUTERS/Bernadett Szabo
Foto: REUTERS/Bernadett Szabo

Jakarta - Marc Marquez mengalami patah tulang lengan atas kanan pada tahun 2020 saat mengikuti balapan di Spanyol. Meskipun kini telah pulih dan berhasil menjadi juara dunia lagi, cedera tersebut terus memberikan dampak yang signifikan dalam hidupnya.

Menurut laporan dari Crash, setelah mengalami patah tulang tersebut, Marquez harus menjalani empat kali operasi dalam kurun waktu dua tahun. Pada tahun 2025, ia kembali mengalami insiden di Sirkuit Mandalika, Indonesia, hanya beberapa hari setelah meraih gelar juara MotoGP ketujuhnya. Insiden tersebut menyebabkan cedera bahu yang menghambatnya di awal musim 2026, namun ia berhasil bangkit dan tampil mengesankan di pertengahan musim.

Dampak Cedera yang Berkepanjangan

Patah tulang lengan atas kanan yang dialami Marquez telah mengubah cara hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa rasa sakit akibat cedera tersebut bisa dihindari jika ia selalu menjalani fisioterapi secara teratur. "Dalam kehidupan sehari-hari, saya tidak memiliki banyak keterbatasan fisik selama saya merawatnya dengan cara yang tepat. Saya pergi ke fisioterapis lebih sering daripada yang saya inginkan," ujarnya. "Itu satu-satunya cara untuk menjalani hidup normal," tambahnya.

Keterbatasan dalam Aktivitas Sehari-hari

Marquez mengakui bahwa ia tidak dapat menggunakan lengan kanannya dengan normal. Bahkan, saat tidur pun ia harus sangat berhati-hati. "Saya harus sangat berhati-hati untuk tidur miring ke kiri atau telentang di malam hari," jelasnya. Ia juga mencatat bahwa sebelumnya ia sering bermain padel, tetapi kini tidak lagi bisa menggunakan lengan kanan. "Saya sempat mencoba belajar bermain dengan lengan kiri, tapi itu mustahil," tuturnya.

Kesulitan yang dialami Marquez ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari cedera yang dialaminya, meskipun ia telah berjuang untuk kembali ke jalur balapan.

Artikel Terkait