Dalam dunia tinju, dua nama besar, Shakur Stevenson dan Gervonta Davis, saat ini tengah mencari lawan untuk pertarungan comeback mereka. Namun, Tim Bradley, seorang legenda tinju, berpendapat bahwa ada satu juara dunia aktif yang sangat dihindari oleh kedua petinju tersebut, yaitu O’Shaquie Foster.
Gervonta 'Tank' Davis belum meraih kemenangan sejak Juni 2024, dengan penampilan terakhirnya berakhir imbang melawan Lamont Roach Jr pada Maret 2025. Davis, yang saat ini memegang status champion-in-recess WBA, direncanakan untuk kembali bertanding pada awal 2027, baik untuk merebut kembali sabuk kelas ringan (lightweight) WBA atau naik ke kelas ringan super (super-lightweight).
Stevenson dan Ketidakpastian Pertarungan
Sementara itu, Shakur Stevenson baru-baru ini berpisah dengan Zuffa Boxing setelah merasa frustrasi karena promosi yang dimiliki oleh Dana White tidak memberinya jadwal pertarungan dalam empat bulan terakhir. Meskipun namanya sempat dikaitkan dengan petinju lain seperti Devin Haney dan Gary Antuanne Russell, Stevenson tampaknya tidak berminat untuk melawan Foster. Ia sebelumnya sempat berjanji untuk menghadapi Foster jika petinju tersebut berhasil mengalahkan Ray Ford.
Kemenangan Gemilang Foster
O’Shaquie Foster menunjukkan kualitasnya dengan meraih kemenangan dominan atas Emanuel Navarrete pada Sabtu lalu. Kemenangan tersebut membuat petinju berusia 33 tahun ini berhasil mengawinkan sabuk WBO dan IBF dengan gelar WBC kelas bulu super (super-featherweight) yang dimilikinya. Tim Bradley melalui saluran YouTube pribadinya memberikan pujian tinggi terhadap kemampuan teknik Foster, menyatakan bahwa gaya bertarungnya mirip dengan Terence Crawford.
“Tidak banyak petinju yang memiliki skill set selengkap O’Shaquie Foster. Dia bagaikan bunglon yang bisa beradaptasi dengan gaya apa pun di dalam ring. Sekarang Anda paham alasan Shakur Stevenson tidak mau melawannya. Bahkan Tank Davis pun tidak akan mau berurusan dengannya,” tegas Bradley.
Dengan keberhasilan meraih tiga sabuk juara dunia, nama Foster kini masuk dalam bursa Fighter of the Year. Petinju asal Texas ini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk dinyatakan sebagai juara dunia tak terbantahkan (undisputed) di kelas 130 pon, yang merupakan gelar pertama sejak 1969.