Nagoya: Kenangan manis dari Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta-Palembang menjadi motivasi bagi Dionesius Baskoro Samudra (25) untuk berkontribusi sebagai relawan dalam Asian Games 2026 yang diadakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Pemuda yang berasal dari Tangerang Selatan, Banten, ini telah tinggal dan bekerja di sebuah perusahaan di Nagoya selama tiga tahun terakhir dan tidak ingin melewatkan kesempatan berharga dalam acara olahraga terbesar di Asia tersebut.
“Pertama kali pada 2024 saya melihat unggahan di Instagram mengenai pencarian relawan Asian Games Jepang. Momen itu mengingatkan saya pada kakak saya yang pernah terlibat di Asian Games 2018,” ungkap Dion saat berbincang. Semangatnya untuk berkontribusi semakin meningkat ketika memasuki awal 2025, saat Dionesius menemukan brosur perekrutan resmi yang menginformasikan perpanjangan masa pendaftaran. Tanpa ragu, ia segera mendaftarkan diri dan berhasil lolos setelah mengikuti serangkaian pelatihan.
Dukungan dari Perusahaan
Keikutsertaan Dionesius dalam acara ini didukung sepenuhnya oleh perusahaan tempatnya bekerja. Ia memastikan bahwa tugasnya sebagai relawan tidak mengganggu kewajiban profesionalnya. “Pihak kantor membolehkan karena tidak mengganggu pekerjaan. Saya mengambil jadwal tugas relawan pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga pekerjaan utama dari Senin hingga Jumat tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Pengalaman Berkesan dan Pertemuan dengan Menpora
Bagi Dionesius, pengalaman terlibat dalam perhelatan olahraga internasional ini sangat berarti, terutama saat ia dapat memberikan dukungan langsung kepada kontingen Indonesia. “Bisa bertemu dan melihat langsung perjuangan para atlet Indonesia yang bertanding adalah pengalaman yang paling berkesan bagi saya,” tuturnya.
Selain itu, momen yang tak terlupakan adalah ketika ia berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, di sela-sela kompetisi teqball di Nagoya City Higashi Sports Center. “Pertemuan dengan Pak Menpora menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Saya mengagumi peran penting beliau dalam dunia keolahragaan nasional, khususnya dalam tata kelola sepak bola dan jejaring internasional dengan FIFA. Sungguh tidak disangka bisa bertemu beliau di Jepang,” tambahnya.
Di tengah kesibukannya di Negeri Sakura, dedikasi Dionesius sebagai relawan mencerminkan rasa nasionalisme dan dukungan generasi muda Indonesia terhadap atlet yang berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. “Semoga atlet-atlet Indonesia bisa meraih kesuksesan prestasi di Asian Games 2026,” tutup Dion.