Logo
Berita Olahraga

Kondisi Bintang Akbar Pengaruhi Hasil Pertandingan Voli Pantai Indonesia di Asian Games 2026

Pelatih tim voli pantai Indonesia, Andy Ardyansyah, menyatakan bahwa cedera yang dialami Bintang Akbar menjadi salah satu faktor yang menghalangi tim meraih medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoy...

A
Atha Aziz
03 October 2026 25 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Ganda putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman, menyumbangkan medali perak bagi kontingen Indonesia dari cabang olahraga voli pantai pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.(Dok. NOC Indonesia)
Ganda putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman, menyumbangkan medali perak bagi kontingen Indonesia dari cabang olahraga voli pantai pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.(Dok. NOC Indonesia)

Kondisi Bintang Akbar, salah satu pemain voli pantai Indonesia, diungkapkan oleh pelatih Andy Ardyansyah sebagai salah satu penyebab kegagalan tim meraih medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Bersama rekannya, Sofyan Rachman, Bintang harus puas dengan medali perak setelah kalah dari pasangan Qatar, Cherif Samba dan Ahmed Janko, di partai final.

Tim Indonesia sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, di mana Bintang dan Sofyan berhasil merebut set pertama dengan skor 21-19 setelah menunjukkan permainan agresif dan membalikkan keadaan pada akhir set. Namun, situasi berubah pada set kedua ketika Bintang mengalami cedera pada pergelangan kaki setelah terjadinya kontak dengan pemain Qatar saat melakukan blok.

Cedera Bintang Ubah Jalannya Pertandingan

Cedera yang dialami Bintang membuat pergerakannya terbatas. Ia sempat mendapatkan waktu untuk perawatan medis, tetapi tetap berusaha untuk melanjutkan pertandingan. Andy menjelaskan bahwa kondisi tersebut berdampak pada kemampuan Bintang dalam melakukan lompatan dan bertahan. “Yang tidak terduga adalah Bintang mengalami cedera ankle sampai tidak bisa berjalan dengan normal. Itu menjadi salah satu faktor karena rasa sakitnya membuat defense tidak bisa maksimal,” kata Andy.

Menurut Andy, cedera terjadi ketika Bintang melakukan blok dan kaki pemain Qatar menginjak kaki Bintang. Cedera tersebut cukup parah dan sangat memengaruhi performa tim. “Kami sempat meminta medical timeout, tetapi Bintang tetap memaksakan untuk bermain,” tambahnya. Akibatnya, pasangan Qatar memanfaatkan situasi tersebut untuk merebut set kedua dengan skor 21-16, dan pertandingan berlanjut ke set ketiga, di mana Qatar kembali mendominasi dan menang 15-8, memastikan medali emas mereka.

Pentingnya Medali Perak bagi Tim Indonesia

Sofyan mengakui bahwa cedera Bintang berdampak pada konsentrasi permainan mereka. “Tadi ada kendala dari teman saya (Bintang) karena bertabrakan dengan pemain Qatar. Set pertama kami menang, tetapi di set kedua kami kehilangan konsentrasi. Saya kurang fokus melihat kondisi teman saya yang mengalami cedera ankle. Set ketiga kami juga tidak fokus menghadapi lawan,” ungkap Sofyan.

Meskipun gagal meraih medali emas, Andy tetap menganggap pencapaian ini sebagai langkah penting bagi perkembangan voli pantai Indonesia. Medali perak yang diraih oleh Bintang dan Sofyan mengembalikan voli pantai Indonesia ke podium Asian Games setelah terakhir kali meraih medali pada edisi 2018 di Jakarta. “Untuk capaian ini sangat bagus. Terakhir kami meraih medali itu di Asian Games 2018 Jakarta. Insyaallah untuk Asian Games berikutnya kami bisa kembali meraih medali,” ujar Andy.

Bintang juga menambahkan bahwa hasil tersebut menunjukkan bahwa peluang Indonesia untuk meraih emas sebenarnya masih terbuka. “Untuk pencapaian ini, sedikit lagi. Sebenarnya target kami emas, tetapi kurang sedikit lagi. Karena saya kena ankle, sebenarnya kami merasa bisa memenangkan pertandingan,” tutup Bintang.

Setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026, perjalanan Bintang dan Sofyan belum berakhir. Andy menyatakan bahwa keduanya akan melanjutkan partisipasi di turnamen internasional untuk mengumpulkan poin menuju Olimpiade. “Setelah ini mereka akan ke Turkiye untuk pengumpulan poin, kemudian ke Jepang juga untuk mengumpulkan poin menuju Olimpiade,” ungkap Andy.

Artikel Terkait