Logo
Raket

Kondisi Kong Hee Yong Membayangi Partisipasinya di Asian Games 2026

Cedera yang dialami oleh Kong Hee Yong mengancam keikutsertaannya di Asian Games 2026. Asosiasi Bulu Tangkis Korea sedang mempertimbangkan untuk mencari pengganti jika ia tidak bisa bertanding.

D
Dhearatika Jaya
17 August 2026 27 pembaca
Kim Hye Jeong-Kong Hee Yong/[Foto:Xportsnews]
Kim Hye Jeong-Kong Hee Yong/[Foto:Xportsnews]

Partisipasi Kong Hee Yong, bintang ganda putri dari Jeonbuk Bank, di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kini menjadi tanda tanya akibat cedera yang dialaminya. Asosiasi Bulu Tangkis Korea bahkan sedang mempertimbangkan untuk memilih pemain pengganti jika ia tidak dapat berkompetisi.

Tim bulu tangkis nasional Korea dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Incheon pada tanggal 14 untuk mengikuti Kejuaraan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, mulai tanggal 17. Salah satu pemain yang paling menarik perhatian di kejuaraan ini adalah An Se Young. An, yang baru-baru ini mundur dari Japan Open (Super 750) karena cedera kaki, memutuskan untuk tetap berkompetisi di Kejuaraan Dunia setelah menjalani rehabilitasi.

Kondisi Ganda Putri yang Memprihatinkan

Namun, situasi berbeda terjadi pada ganda putri. Pasangan yang menduduki peringkat 6 dunia, Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong dari Samsung Life Insurance, tidak akan dapat berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia. Asosiasi Bulu Tangkis Korea sebelumnya mengumumkan pada tanggal 12 bahwa "pasangan Gong Hee Yong-Kim Hye Jeong akhirnya akan menarik diri dari Kejuaraan Dunia karena cedera lutut Gong Hee Yong."

Masalah ini menjadi semakin rumit setelah Kejuaraan Dunia. Pada tanggal 14, pelatih kepala tim nasional, Park Joo Bong, menyatakan bahwa ia mempertimbangkan kemungkinan untuk memilih pengganti sebagai langkah antisipasi jika Gong Hee Yong tidak bisa berkompetisi secara normal di Asian Games yang akan datang pada bulan September.

Perjalanan Karir dan Tantangan yang Dihadapi

Pasangan Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong sempat terpisah sementara karena Gong Hee Yong menjalani operasi lutut kanan pada bulan Februari lalu. Selama masa pemulihan Gong Hee Yong, Kim Hye Jeong berkolaborasi dengan Jung Na Eun, Baek Ha Na, Moon In Seo, dan lainnya untuk mengikuti kompetisi. Setelah menjalani rehabilitasi yang panjang, Gong Hee Yong kembali ke lapangan bulan lalu dan berhasil membawa pasangan Kong-Kim Hye Jeong melaju ke final Japan Open, di mana mereka meraih gelar juara dengan mengalahkan pasangan peringkat 2 dunia, Zhang Shuxian dan Jia Yifan dari China dengan skor 2-1 (14-21, 21-15, 30-29).

Namun, mereka harus terhenti di babak 16 besar China Open (Super 1000) setelah kalah dari pasangan peringkat 85 dunia, Benyapa Aimsard dan Nuntakarn Aimsard dari Thailand. Selain itu, Gong Hee Yong juga terpaksa mundur dari Kejuaraan Dunia setelah mengalami masalah lutut kembali saat mempersiapkan diri untuk ajang tersebut.

Dengan Asian Games yang semakin dekat, perhatian tim nasional semakin tertuju pada situasi ini. Tim bulu tangkis putri Korea menargetkan medali emas kedua berturut-turut di nomor beregu putri. Mengingat bahwa nomor beregu ditentukan oleh tiga pertandingan tunggal dan dua pertandingan ganda, keberadaan pasangan ganda kelas dunia menjadi sangat krusial. Jika Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong, yang merupakan pasangan dinamis bersama Baek Ha Na dan Lee So Hee yang berada di peringkat 3 dunia, tidak dapat berkompetisi dengan baik, maka perubahan dalam susunan pemain ganda tim nasional akan sangat mungkin terjadi.

Dengan kembalinya An Se Young dari cedera, bulu tangkis Korea tampak optimis, namun kini mereka menghadapi tantangan tak terduga di nomor ganda putri. Ketidakpastian mengenai partisipasi Kong Hee Yong di Asian Games setelah ketidakhadirannya di Kejuaraan Dunia menjadikan pemulihan lututnya dalam sebulan ke depan sebagai faktor penentu bagi tim yang berambisi meraih gelar beregu putri kedua secara berturut-turut.

Artikel Terkait