Musim yang mengecewakan bagi Milwaukee Bucks menyimpan banyak cerita di balik layar. Dalam siniar Game Recognize Game yang dipandu oleh bintang WNBA, Breanna Stewart, Myles Turner secara terbuka mengkritik budaya disiplin yang ada di Bucks selama era kepemimpinan Doc Rivers dan menyentuh sikap Giannis Antetokounmpo.
Dalam sesi tanya jawab, Stewart membahas tentang sistem denda yang diterapkan oleh pelatih baru New York Liberty, Chris DeMarco, yang mengenakan penalti sebesar 25 Dolar AS. Ia bertanya apakah ada praktik serupa di NBA. Turner kemudian menjelaskan bahwa Rivers hampir tidak pernah memberikan denda kepada pemain yang terlambat atau melanggar aturan. Keterlambatan dalam mengikuti sesi film, perawatan, hingga penerbangan sudah menjadi hal yang biasa dalam organisasi tersebut.
Turner berpendapat bahwa kondisi ini menyebabkan suasana ruang ganti Bucks menjadi kacau dan tidak teratur. "Itu adalah salah satu hal paling gila yang pernah saya alami secara pribadi. Jadi kita lihat apa yang akan dilakukan Taylor Jenkins sebagai pelatih baru kami," ungkap Turner. Ia memberikan contoh ketika jadwal penerbangan ditetapkan pada pukul 2 siang, tim seringkali baru berangkat pada pukul 4.30 sore. Turner bahkan bisa memperkirakan bahwa ia tidak akan tiba sampai satu jam setelah waktu yang dijadwalkan.
Giannis dan Keterlambatan yang Dibiarkan
Turner secara khusus menyebut Giannis sebagai pemain yang paling sering datang terlambat. Ia berpendapat bahwa status bintang yang dimiliki Giannis membuat situasi ini seolah dibiarkan tanpa tindakan. "Giannis akan datang kapan pun dia mau, kan? Saya rasa itu sudah menjadi bagian dari konsekuensinya. Begitu saya lihat apa yang terjadi, saya langsung berpikir betapa bagusnya. Tim tidak akan mendenda. Lakukan saja apa yang biasa dilakukan," kata Turner.
Perubahan Pelatih dan Masa Depan Bucks
Turner bergabung dengan Bucks pada awal Juli 2025 setelah menghabiskan satu dekade bersama Indiana Pacers. Ia menandatangani kontrak selama empat musim senilai 108,9 juta Dolar AS. Sayangnya, Bucks mengalami kekacauan sepanjang musim NBA 2025-2026. Mereka gagal lolos ke playoff, finis di posisi kesebelas dengan rekor menang-kalah 32-50, yang merupakan jumlah kemenangan terendah sejak musim 2013-2014. Ini juga menjadi kali pertama Bucks absen di playoff sejak 2016.
Setelah musim reguler berakhir, Doc Rivers mengundurkan diri. Bucks kemudian mengumumkan pelatih baru, Taylor Jenkins, pada 30 April lalu. Jenkins sebelumnya melatih Memphis Grizzlies dari 2019 hingga 2025. Situasi di Bucks semakin rumit dengan masa depan Giannis yang terus dipertanyakan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Bucks kini terbuka untuk kemungkinan pertukaran jika tidak ada kesepakatan jangka panjang yang tercapai.