Dalam sebuah pernyataan di media sosialnya, Nigel Hayes-Davis mengawali dengan kalimat, "Orang dewasa tergila-gila pada permainan anak-anak." Pemain depan asal Amerika Serikat ini telah menandatangani kontrak dengan Panathinaikos hingga tahun 2028, sebuah langkah yang dianggap mengubah dinamika pasar Euroleague di tengah musim. Namun, ambisi besar klub asal Yunani tersebut tidak terwujud, karena mereka harus mengakui kekalahan dari Valencia Basket di babak playoff.
Hayes-Davis menghadapi banyak kritik terkait penampilannya dalam pertandingan tersebut. Setelah pertandingan kelima yang berlangsung di Roig Arena, mantan pemain Barcelona dan juara Euroleague bersama Fenerbahçe musim lalu itu menyampaikan pesan yang menyoroti perilaku penggemar yang melampaui batas. "Sebaiknya kalian berhati-hati dengan kata-kata kalian di aplikasi-aplikasi ini, di mana mereka memanggilku dengan berbagai macam sebutan kecuali nama yang diberikan ibuku," keluhnya.
Refleksi tentang Olahraga dan Penggemar
Hayes-Davis juga menambahkan bahwa olahraga ini membawa momen-momen indah sekaligus masa-masa sulit, yang sering kali harus dihadapi oleh para atlet dari penggemar yang tidak mendukung. "Sekarang semua orang mengira mereka adalah Dave Chappelle, berpikir bahwa tawa terakhir adalah yang terakhir, padahal tidak sama. Ingatlah bahwa semuanya akan kembali dan kita akan membalikkan keadaan," ujarnya.
Performa di Lapangan
Selama seri melawan Valencia Basket, Hayes-Davis mencatatkan rata-rata 14,8 poin dan 3,4 rebound. Ia menjadi salah satu pemain kunci dalam pertandingan kedua di Roig Arena dengan tembakan penentu kemenangan di detik-detik akhir. Bersama Kendrick Nunn, ia menjadi pemain yang paling sering diturunkan oleh pelatih Ergin Ataman.