Dalam dunia tinju, Roy Jones Jr. dikenal sebagai legenda yang tak tertandingi pada era 1990-an hingga awal 2000-an, berkat kecepatan dan daya serangnya yang luar biasa. Kini, bakat serupa dinilai muncul dalam diri Ben Whittaker, seorang petinju muda asal Inggris. Paulie Malignaggi, mantan juara dunia dua divisi, mengamati bahwa kemampuan fisik Whittaker sangat mirip dengan Jones Jr., tetapi ia juga menyampaikan keraguan mengenai ketahanan mental Whittaker setelah pertarungannya melawan Conor Wallace yang dianggap kurang meyakinkan.
Pertanyaan Terhadap Mentalitas Whittaker
Malignaggi menyatakan, "Ben Whittaker memiliki bakat yang sangat luar biasa. Kemampuan fisiknya jarang sekali terlihat, sangat mirip dengan Roy Jones Jr dalam banyak hal. Namun saya masih mempertanyakan apakah dia memiliki mentalitas yang tepat," dalam sebuah wawancara dengan ProBox TV. Ia menekankan bahwa untuk bertarung di level tertinggi, seorang petinju harus memiliki mentalitas yang kuat untuk menghadapi situasi sulit, yang selalu ditunjukkan oleh Jones Jr. dalam karirnya.
Lebih lanjut, Malignaggi menambahkan, "Bertarung di level tinggi adalah tentang bagaimana Anda merasa nyaman dalam ketidaknyamanan. Jika dia sudah menunjukkan kekurangan mental di tingkat ini, jalannya untuk naik ke atas bakal sangat berat." Whittaker, yang juga merupakan peraih medali perak Olimpiade, dikenal dengan gaya bertarung flamboyan dan showboating di bawah bimbingan pelatih Andy Lee. Namun, performanya yang tidak konsisten di ronde-ronde akhir membuat banyak pihak meragukan kapasitasnya di atas ring.
Potensi Pertarungan Ulang
Dengan tertundanya rencana pertarungan melawan bintang pound-for-pound Dmitry Bivol, kini Ben Whittaker dikaitkan dengan kemungkinan pertarungan ulang melawan Conor Wallace. Hal ini diharapkan dapat membantunya meraih kemenangan yang lebih meyakinkan dalam upayanya mengejar gelar dunia di kelas berat ringan.