Logo
Basket

Kritik Pedas Pemilik Hapoel Tel Aviv kepada Ergin Ataman Pasca Kekalahan

Ofer Yannay, pemilik Hapoel Tel Aviv, memberikan kritik tajam kepada pelatih Panathinaikos, Ergin Ataman, setelah timnya tersingkir dari playoff EuroLeague 2026.

A
Anggun Ratnasari
15 May 2026 18 pembaca
Kritik Pedas Pemilik Hapoel Tel Aviv kepada Ergin Ataman Pasca Kekalahan
Pemilik Hapoel Tel Aviv Kritik Ergin Ataman Usai Game 5

Ofer Yannay, yang menjabat sebagai pemilik Hapoel Tel Aviv, melontarkan kritik terhadap pelatih Panathinaikos, Ergin Ataman, setelah timnya mengalami kekalahan di Game 5 babak playoff EuroLeague 2026. Pertandingan yang berlangsung di Roig Arena ini berakhir dengan skor 81-64, mengakibatkan Panathinaikos tersingkir dari kompetisi dengan agregat 3-2.

Selama serangkaian pertandingan yang penuh ketegangan antara Valencia Basket dan Panathinaikos, sejumlah pemain menonjol di lapangan, termasuk Jean Montero, Brancou Badio, Kendrick Nunn, dan Cedi Osman. Namun, di luar lapangan, nama-nama seperti Pedro Martínez dan Dimitris Giannakopoulos, pemilik tim Yunani, serta Ergin Ataman, turut menjadi sorotan. Ataman menjadi pusat perhatian setelah timnya gagal melaju ke Final Four yang akan diadakan di Athena, kota mereka sendiri.

Kritik Ataman Terhadap Pemainnya

Dalam wawancara yang dilakukan selama jeda pertandingan kelima, Ataman mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa point guard T.J. Shorts. Ia bahkan menyatakan bahwa timnya bermain dengan kekurangan, seolah-olah bertanding dengan empat pemain ketika Shorts berada di lapangan.

Reaksi Ofer Yannay

Setelah Panathinaikos tersingkir, Yannay tidak segan-segan untuk mengungkapkan pendapatnya mengenai pernyataan Ataman. Ia menilai bahwa pernyataan tersebut menunjukkan kurangnya rasa hormat dan profesionalisme. "Kurangnya rasa hormat dan kebiadaban omong-omong, pelatih Ataman, dari apa yang saya dengar, para pemain Anda merasa tidak memiliki pelatih," tulis Yannay di platform X setelah pertandingan.

Kekalahan mengejutkan Panathinaikos ini menjadi sorotan, terutama mengingat mereka memiliki anggaran terbesar di Euroleague dan baru saja memperkuat tim dengan kedatangan Nigel Hayes-Davis di tengah musim. Dengan situasi yang melibatkan Ataman dan Giannakopoulos, serta pernyataan Yannay, kontroversi ini dipastikan belum berakhir.

Artikel Terkait