Logo
Berita Olahraga

Langkah Aldila Sutjiadi Terhenti di Semifinal China Open 2026

Aldila Sutjiadi, petenis putri Indonesia, bersama pasangan dari Selandia Baru, Erin Routliffe, harus mengakhiri perjuangan mereka di babak semifinal ganda putri China Open 2026 setelah kalah dari pasa...

A
Atha Aziz
11 October 2026 26 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, bersama Erin Routliffe (Selandia Baru) harus mengakhiri perjuangan di babak semifinal ganda putri China Open 2026.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, bersama Erin Routliffe (Selandia Baru) harus mengakhiri perjuangan di babak semifinal ganda putri China Open 2026.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, yang berpasangan dengan Erin Routliffe dari Selandia Baru, mengalami kekalahan di babak semifinal ganda putri pada ajang China Open 2026. Pertandingan yang berlangsung di Beijing pada hari Sabtu berakhir dengan skor 4-6, 2-6, di mana mereka harus mengakui keunggulan pasangan unggulan pertama, Katerina Siniakova dan Zhang Shuai. Menurut laporan dari WTA, Aldila dan rekannya harus merelakan kesempatan untuk melaju ke final setelah berjuang selama satu jam 14 menit.

Di awal set pertama, Aldila dan Erin sempat menunjukkan performa yang menjanjikan dengan kedudukan imbang 2-2. Namun, Katerina Siniakova dan Zhang Shuai segera mengambil alih permainan dan berhasil menutup set pertama dengan skor 6-4.

Perlawanan di Set Kedua

Set kedua dimulai dengan harapan baru bagi pasangan ganda putri Indonesia dan Selandia Baru, yang sempat unggul 1-0. Namun, Katerina dan Zhang langsung merespons dengan merebut tiga gim berturut-turut, mengubah kedudukan menjadi 3-1. Meskipun Aldila dan Erin berusaha mengejar dengan memperkecil jarak menjadi 2-3, dominasi pasangan unggulan pertama tidak dapat dibendung. Mereka akhirnya menyapu bersih tiga gim berikutnya, memastikan kemenangan dengan skor 6-2 dan melaju ke final.

Statistik Pertandingan

Dari segi statistik, pasangan Erin Routliffe dan Aldila Sutjiadi mencatatkan 45 persen poin yang diraih, sementara lawan mereka berhasil mencapai 55 persen. Salah satu faktor penentu dalam pertandingan ini adalah efektivitas servis pertama lawan yang mencapai 81 persen, serta delapan kesalahan tidak terpaksa yang dilakukan oleh Aldila dan Erin.

Meskipun harus terhenti di semifinal, pencapaian ini menunjukkan progres yang baik bagi Aldila dan pasangannya, yang sebelumnya berhasil mengalahkan ganda unggulan ketiga, Hsieh Su-wei dan Jelena Ostapenko, serta meraih gelar juara di WTA 500 Singapore Open 2026.

Artikel Terkait