Keputusan LeBron James untuk bergabung dengan Philadelphia 76ers mengejutkan banyak pihak, terutama setelah terungkapnya besaran gaji barunya. Dengan kontrak selama dua tahun senilai 8 juta Dolar AS, LeBron mencatatkan pemotongan gaji terbesar dalam sejarah NBA.
Perpindahan LeBron ke Philadelphia tidak hanya berdampak pada kekuatan tim di NBA, namun juga menambah catatan sejarah dalam kariernya. Dalam kontrak baru ini, ia menyetujui kesepakatan senilai 3,88 juta Dolar AS untuk musim ke-24-nya. Sebagai perbandingan, pada musim lalu bersama Los Angeles Lakers, LeBron memperoleh 52,63 juta Dolar AS, yang hampir 93 persen lebih tinggi dibandingkan gaji barunya.
Posisi LeBron dalam Daftar Gaji Pemain NBA
Pada musim mendatang, LeBron akan menempati posisi ke-298 dalam daftar pemain NBA dengan gaji tertinggi. Di sisi lain, Stephen Curry, yang berada di puncak daftar, diperkirakan akan mendapatkan 62,5 juta Dolar AS, yang 15 kali lipat dari pendapatan LeBron. Di Philadelphia, rekan-rekannya, Jaylen Brown dan Joel Embiid, masing-masing akan mendapatkan 57,7 juta Dolar AS.
Perbandingan lainnya menunjukkan bahwa Santi Aldama akan memperoleh 17 juta Dolar AS, sementara Aday Mara dan Sergio De Larrea masing-masing mendapatkan 5,7 juta Dolar AS dan 3,1 juta Dolar AS. Meskipun mengalami penurunan dalam hal gaji, LeBron, yang berusia 41 tahun, memilih untuk bergabung dengan 76ers dengan gaji minimum veteran.
Motivasi di Balik Keputusan LeBron
Sebagai miliarder aktif pertama di NBA, LeBron tidak merasa keberatan dengan pemotongan gaji tersebut. Ruang gaji yang tersedia di 76ers dirancang untuk membentuk tim yang kompetitif dengan Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown, menyisakan pengecualian gaji minimum veteran untuk LeBron. "Keputusan LeBron James untuk bergabung dengan Philadelphia 76ers dengan kontrak dua tahun senilai 8 juta Dolar AS mengukir sejarah baru di NBA," tulis HoopsHype.
Setelah mencetak berbagai rekor, termasuk poin terbanyak dan penampilan All-Star, pemotongan gaji ini menambah bab baru dalam sejarah karier sang legenda dari Akron. Dengan harapan meraih cincin juara kelima, LeBron menandatangani kontrak dengan 76ers. Gaji barunya merupakan yang terendah dalam kariernya, bahkan lebih rendah dari musim debutnya pada 2003-2004 yang sebesar 4 juta Dolar AS. Namun, motivasinya untuk meraih gelar lebih besar daripada sekadar menambah kekayaan.
Sepanjang kariernya, LeBron telah menghasilkan lebih dari 580 juta Dolar AS dari kontrak NBA, belum termasuk kesepakatan komersial seperti kontrak seumur hidup dengan Nike. Kontraknya dengan 76ers berlaku selama dua musim, dengan opsi pemain untuk musim kedua. Sebelum menyepakati kontrak ini, LeBron sempat mempertimbangkan untuk pensiun. "Saya pikir saya sudah selesai ketika musim berakhir. Saya perlu introspeksi dan memutuskan apakah saya masih mencintai olahraga ini. Kenyataannya, saya masih mencintai permainan ini," ungkap LeBron.
LeBron James berharap langkah berani ini akan membawanya pada gelar NBA lainnya.