Dua belas tahun setelah mengalami kegagalan dalam tes doping, Datuk Seri Lee Chong Wei mengungkapkan bahwa ejekan di dunia maya yang meragukan integritasnya masih menyakitkan. Mantan pemain bulu tangkis peringkat satu dunia ini berbicara mengenai dampak emosional yang ditimbulkan oleh insiden tersebut dalam acara bincang-bincang langsung, Beyond Greatness, yang berlangsung di Idea Live Arena, Petaling Jaya, pada hari Sabtu.
Lee Chong Wei menyatakan bahwa ia masih menerima berbagai komentar yang menyebutnya sebagai pelaku kecurangan doping, meskipun panel dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menyatakan bahwa ia tidak memiliki niat untuk berbuat curang. "Anda bertanya apakah itu menyakitkan? Itu adalah rasa sakit yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata. Itulah mengapa saya ingin membicarakannya sekarang, pada tahun 2026, untuk memperjelas bahwa saya bukan pengguna doping," ujarnya.
Insiden Positif Doping dan Konsekuensinya
Lee Chong Wei dinyatakan positif menggunakan deksametason setelah sampel diambil pada Kejuaraan Dunia di Kopenhagen pada 30 Agustus 2014. Pada bulan April 2015, BWF menjatuhkan hukuman skorsing selama delapan bulan yang berlaku surut, memungkinkan dirinya untuk kembali berkompetisi pada 1 Mei tahun itu. Panel tersebut memutuskan bahwa ia telah lalai, meskipun tingkat kelalaian yang disebutkan dianggap "agak ringan." Hasilnya sebagai runner-up di Kejuaraan Dunia 2014 pun dibatalkan.
Mengenang malam ketika ia menerima kabar hasil tes doping tersebut, Chong Wei menceritakan bahwa ia mendapat telepon dari pejabat Persatuan Bulu Tangkis Malaysia yang memintanya untuk segera kembali. Berita itu membuatnya sangat terguncang, sehingga setelah memberitahukan istrinya, Datin Seri Wong Mew Choo, bahwa ia akan pulang, ia malah mengemudi ke arah yang salah tanpa menyadarinya.
Pertanyaan Mengenai Penanganan Medis
Lee Chong Wei juga mengungkapkan keraguannya terhadap penanganan medis yang ia terima sebelum turnamen, dengan menyatakan bahwa seorang dokter tidak sepenuhnya menjelaskan penggunaan deksametason. Namun, keputusan BWF menyatakan bahwa cangkang kapsul cordyceps yang terkontaminasi kemungkinan besar menjadi sumber zat tersebut. Panel menerima penjelasan itu berdasarkan pertimbangan kemungkinan dan memutuskan bahwa ia tidak berupaya untuk meningkatkan kinerjanya.
Meski menghadapi ketidakpastian mengenai masa depannya di dunia bulu tangkis, Lee Chong Wei mengungkapkan bahwa ia tetap menjalani latihan harian yang ketat tanpa mengetahui berapa lama larangan tersebut akan berlangsung atau apakah ia akan dapat berkompetisi lagi.