Logo
Berita Olahraga

Liga Kampus Bulutangkis Terapkan Sistem Skor Baru BWF

Liga Kampus Bulutangkis Season 1 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 akan menggunakan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF). Sistem ini diadopsi setelah keputusan voting...

C
Citra Erwana
04 July 2026 36 pembaca
Foto: dok. Campus League
Foto: dok. Campus League

Jakarta - Liga Kampus Bulutangkis Season 1 akan dimulai pada Agustus 2026 dan akan menerapkan sistem skor terbaru yang ditetapkan oleh Badminton World Federation (BWF). Berdasarkan informasi dari situs PBSI, BWF akan mulai menggunakan sistem skor 15 poin dalam 3 gim mulai Januari 2027. Keputusan ini diambil melalui proses pemungutan suara di mana 198 negara setuju dan 43 negara menolak.

Kompetisi Liga Kampus Bulutangkis Season 1 akan langsung mengadopsi sistem skor baru tersebut. Pertandingan pertama akan dimulai pada 19 Agustus 2026 di Regional Jabodetabek, sebelum dilanjutkan di Semarang, Surabaya, Samarinda, dan Bandung yang juga akan menjadi tuan rumah untuk putaran puncak The Nationals.

Kategori Pertandingan dan Persyaratan Peserta

Dalam Liga Kampus Bulutangkis Season 1, akan ada dua kategori yang dipertandingkan, yaitu perorangan dan beregu, untuk putra dan putri. Untuk kategori beregu, sistem skor kumulatif 55 poin akan diterapkan sesuai dengan regulasi terbaru dari BWF.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga dapat beradaptasi dengan perkembangan regulasi internasional. Harapannya, ketika mereka melangkah ke level yang lebih tinggi, mereka sudah terbiasa dengan sistem pertandingan terbaru," ungkap CEO Liga Kampus, Ryan Gozali.

Kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa aktif dari seluruh perguruan tinggi yang terdaftar di PDDikti, mulai dari jenjang D1 hingga S3. Peserta diwajibkan untuk tergabung dalam UKM bulutangkis di kampus masing-masing, memiliki IPK minimal 2,25, lahir pada tahun 2003 atau setelahnya, serta memiliki BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif.

Ketentuan Pendaftaran dan Biaya

Untuk kategori beregu, setiap perguruan tinggi dapat mendaftarkan satu tim putra dan/atau satu tim putri dengan komposisi maksimal 20 pemain dan enam ofisial. Sementara itu, pada kategori perorangan, setiap kampus dapat mengirimkan maksimal dua pemain untuk setiap nomor pertandingan. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp2.000.000 per tim untuk kategori beregu dan Rp200.000 per pemain untuk kategori perorangan.

Artikel Terkait