Pembalap MotoGP Luca Marini, yang tergabung dalam tim Honda Racing, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tindakan kasar yang dilakukan Marco Bezzecchi terhadap marshal di Sirkuit Brno. Menurut Marini, seorang pembalap profesional seharusnya mampu mengendalikan emosi mereka dengan lebih baik.
Marco Bezzecchi, yang terlibat dalam insiden tersebut, dijatuhi skorsing oleh FIM setelah melakukan kontak fisik yang dianggap kasar terhadap marshal saat sesi sprint race. Tindakan Bezzecchi ini dinilai melanggar aturan, sehingga ia tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi di GP Ceko.
Pentingnya Kontrol Emosi dalam Balapan
Menanggapi insiden yang melibatkan Bezzecchi, Luca Marini, yang juga merupakan seorang pembalap, menyatakan dukungannya terhadap keputusan FIM. Ia mengakui bahwa meskipun sulit untuk mengendalikan emosi dan adrenalin dalam situasi seperti itu, tindakan kekerasan tetap tidak dapat dibenarkan. "Yah, saya sependapat. Memang benar bahwa pada momen seperti itu adrenalin kami sebagai pembalap sedang memuncak, jadi saya rasa dia [Bezzecchi] sudah menyadari kesalahannya. Dia sudah memberikan penjelasan, meminta maaf, dan sebagainya, sehingga semua pihak kini bisa menghargai sikap [bertanggung jawab] yang ia tunjukkan hari ini," ungkap Marini.
Penalti yang Dikenakan dan Dampaknya
Marini menambahkan bahwa meskipun penalti yang dijatuhkan kepada Bezzecchi terasa berat, hal itu wajar mengingat insiden serupa belum pernah terjadi sebelumnya. "Pada akhirnya, penalti yang dijatuhkan memang berat, namun itu karena kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Di masa lalu, mungkin terkadang ada insiden dorong-mendorong atau membentak marshal, tetapi level yang seperti ini belum pernah terjadi," jelasnya. Ia juga menyoroti bahwa insiden ini menjadi sorotan karena Bezzecchi merupakan pemuncak klasemen, dan jika ia berada di posisi terakhir, mungkin insiden ini tidak akan mendapatkan perhatian yang sama.