Logo
Berita Olahraga

Luhut Binsar Panjaitan Dukung Pelatnas Jangka Panjang untuk Meningkatkan Prestasi Olahraga Indonesia

Ketua PB PASI, Luhut Binsar Panjaitan, menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan Pemusatan Latihan Nasional jangka panjang dan pendanaan multiyears untuk cabang olahraga pre...

B
Bayu Biru
22 June 2026 13 pembaca
Ketua PB PASI Luhut Binsar Panjaitan menyambut positif arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan Pelatnas jangka panjang serta penerapan skema pendanaan multiyears.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Ketua PB PASI Luhut Binsar Panjaitan menyambut positif arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan Pelatnas jangka panjang serta penerapan skema pendanaan multiyears.(foto:Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta: Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Panjaitan, memberikan tanggapan positif atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai pelaksanaan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang serta penerapan skema pendanaan multiyears untuk cabang olahraga prestasi. Dukungan ini disampaikan setelah pertemuan antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, dan Presiden Prabowo di Hambalang pada Jumat (19/6).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menginstruksikan agar persiapan atlet menuju berbagai multievent internasional dilakukan melalui perencanaan jangka panjang yang didukung oleh pendanaan berkelanjutan serta penguatan sistem pembinaan usia dini melalui Akademi Olahraga Nasional.

Kebijakan Strategis untuk Pembinaan Olahraga

Luhut Binsar Panjaitan dalam keterangan tertulisnya menilai bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis yang dapat memperkuat fondasi pembinaan olahraga nasional secara berkelanjutan. Ia berpendapat bahwa pelatnas jangka panjang dan dukungan anggaran multiyears akan memberikan peluang lebih besar bagi federasi olahraga untuk menyusun peta jalan pembinaan atlet yang terukur, terencana, dan berkesinambungan.

“Prestasi olahraga tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Atlet juara dunia tidak lahir dalam satu musim kompetisi. Dibutuhkan proses pembinaan bertahun-tahun yang konsisten dan berkelanjutan. Perjalanan seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu panjang serta proses yang tidak mudah,” tegas Luhut.

Dampak Positif bagi Atlet dan Pelatih

PB PASI juga menilai bahwa dukungan Presiden terhadap pelatnas jangka panjang akan memberikan dampak positif bagi atlet maupun pelatih. Menurut Luhut, skema baru yang tengah didorong pemerintah dapat menjadi titik balik kebangkitan olahraga nasional karena mampu menghadirkan tata kelola yang lebih efektif, profesional, modern, dan berorientasi pada prestasi jangka panjang.

“Bagi kami di PASI, ini merupakan kabar baik yang sudah lama dinantikan. Selama ini, atlet maupun federasi sering menghadapi keterbatasan akibat regulasi administratif dan siklus perencanaan yang bersifat tahunan. Padahal, untuk menghasilkan prestasi yang konsisten, atlet dan pelatih membutuhkan kepastian program yang berkelanjutan,” ujarnya.

Luhut juga menambahkan bahwa kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem olahraga nasional yang kokoh dan berorientasi masa depan. “Langkah strategis Bapak Presiden membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada target medali dalam satu ajang semata, tetapi juga membangun fondasi yang kuat bagi masa depan olahraga Indonesia,” lanjutnya.

Selain dukungan dari pemerintah, Luhut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan dunia usaha. Ia menyatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memperluas kesempatan atlet memperoleh pengalaman bertanding dan meningkatkan jam terbang di tingkat internasional.

“Kolaborasi lintas sektor termasuk dukungan dunia usaha, sangat penting untuk mendorong keberhasilan program pembinaan olahraga nasional. Dukungan tersebut memberikan ruang yang lebih besar bagi atlet untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding di kancah internasional serta memastikan atlet merah putih selalu siap dan kompetitif,” tutupnya.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait