Malaysia berhasil mengakhiri penantian sembilan tahun untuk kembali ke final Piala Suhandinata setelah meraih kemenangan 2-0 atas Indonesia di babak semifinal Kejuaraan Dunia Junior BWF yang berlangsung di Kairo pada hari Jumat. Tim junior nasional Malaysia menang dengan skor 55-49 dan 55-42 dalam pertandingan yang berlangsung ketat menggunakan format estafet 55 poin, sehingga mereka mencapai final pertama sejak tahun 2017.
Pertandingan pembuka menjadi tantangan bagi Malaysia ketika Tiew Wei Jie kalah 6-11 dari Fardhan Rainanda Joe di nomor tunggal putra pertama. Namun, Genevie Lim dan Low Zi Yu menunjukkan performa yang kuat di ganda putri, membawa Malaysia unggul 22-17. Indonesia kemudian berhasil merebut kembali keunggulan menjadi 33-32 setelah pertandingan tunggal putri antara Carine Tee dan Jolin Angelia. Situasi berbalik kembali ketika Ahmad Redzuan dan Low Zi Yu mengamankan keunggulan 44-43 melalui ganda campuran, sebelum Damien Ling dan Irfan M Shazmir menutup pertandingan ganda putra terakhir dengan kemenangan 55-49.
Pertandingan Kedua yang Menentukan
Dengan momentum positif, Malaysia melanjutkan ke pertandingan kedua. Kali ini, Wei Jie memberikan keunggulan awal 11-7 sebelum Genevie dan Low Zi Yu memperbesar jarak menjadi 22-11. Meskipun Indonesia berusaha keras dan memperkecil selisih menjadi 33-28 setelah nomor tunggal putri, Ahmad Redzuan dan Zi Yu kembali mengembalikan keunggulan Malaysia menjadi 44-37. Isyraf Hafizin dan Ahmad Redzuan kemudian menunjukkan ketenangan di segmen ganda putra yang menentukan, menutup pertandingan dengan skor 55-42 dan memicu perayaan di kalangan tim Malaysia.
Sejarah Pertandingan dan Rivalitas
Kemenangan ini sangat berarti bagi Malaysia, mengingat Indonesia telah menjadi salah satu tim yang paling konsisten di Piala Suhandinata dalam beberapa tahun terakhir, dengan meraih gelar pada tahun 2019 dan 2024 serta menjadi runner-up tahun lalu. Malaysia sebelumnya hanya pernah meraih satu kemenangan di ajang beregu campuran junior dunia pada tahun 2011, dan penampilan final terakhir mereka adalah pada tahun 2017 ketika menjadi runner-up di belakang China. Hasil pertandingan ini juga melanjutkan keunggulan Malaysia atas Indonesia di level junior, setelah sebelumnya mengalahkan mereka 2-1 di babak penyisihan grup Kejuaraan Junior Asia di Jepang pada bulan Juni dengan format estafet yang sama. Malaysia kini akan menghadapi China atau Thailand di final.