Kepala kru Marc Marquez, Marco Rigamonti, mengungkapkan bahwa meskipun Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Hungaria, kondisinya masih belum mencapai 100 persen. Pembalap tersebut masih berjuang dengan keterbatasan fisiknya setelah kembali dari cedera.
Dalam balapan di GP Hungaria, Marquez menunjukkan performa yang mengesankan dan berhasil keluar sebagai pemenang setelah masa pemulihan. Namun, Rigamonti menekankan bahwa Marquez belum sepenuhnya mampu memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya saat balapan. "Ini lebih berkaitan dengan kekuatan. Jadi dia tidak 100% fit untuk menggunakan kekuatannya di semua putaran," jelas Rigamonti.
Tantangan Fisik Marquez
Rigamonti melanjutkan, "Di FP1 dan FP2, dia melakukan 20 putaran, tetapi dia hanya mengerahkan tenaga selama 4-6 putaran. Dan mungkin dalam satu putaran, dia hanya mengerahkan tenaga di beberapa tikungan untuk memahami batas kemampuan motor. Jadi ini juga merupakan batasan untuk performanya."
Dia juga menambahkan bahwa Marquez menghadapi kesulitan dalam mengatasi wheelie di beberapa tikungan. "Misalnya, dia mengatakan bahwa di beberapa tikungan di Balaton, Anda harus melawan wheelie. Dan untuk melawan wheelie, Anda harus menarik setang. Tetapi dia berkata, 'Saya tidak punya kekuatan, tidak ada tenaga.' Jadi mungkin lebih banyak menggunakan kaki, tetapi itu bukan cara yang baik untuk melawan wheelie," ungkap Rigamonti.
Harapan untuk Pemulihan
Rigamonti mencatat bahwa Marquez menyadari bahwa performanya mungkin terpengaruh oleh kondisi fisiknya saat ini. "Dia sering mengalami wheelie, tetapi mungkin itu karena saya tidak berkendara dengan baik. Tapi saya pikir mungkin segera setelah dua-tiga minggu, dia bisa cukup mirip dengan tahun lalu," tutup Rigamonti.