Logo
Berita Olahraga

Marc Marquez Mengeluhkan Beban Seremoni di MotoGP

Marc Marquez merasa lelah dengan tuntutan untuk menghadiri berbagai seremoni dalam MotoGP dan lebih memilih untuk fokus pada balapan. Ia meminta agar kondisi pebalap lebih diperhatikan.

B
Bayu Biru
12 October 2026 20 pembaca
Foto: AFP/MOHD RASFAN
Foto: AFP/MOHD RASFAN

Jakarta - Marc Marquez menyatakan bahwa ia merasa kelelahan akibat harus terus menghadiri seremoni yang diadakan oleh MotoGP, dan lebih memilih untuk berkonsentrasi pada performanya di lintasan balap. Marquez berharap agar dirinya dan rekan-rekannya sebagai pebalap dapat lebih dipahami dalam hal ini.

Menurut informasi yang diperoleh, para pebalap MotoGP baru-baru ini menerima email yang berisi peringatan mengenai kewajiban untuk mengikuti berbagai seremoni, termasuk 'Hero Walk' yang merupakan kesempatan untuk bertemu dengan penggemar. Jika mereka tidak hadir, akan dikenakan denda sebesar 5.000 Euro atau sekitar Rp 100 juta, dan jumlah denda tersebut dapat meningkat jika ada pelanggaran berulang.

Keputusan Marquez di MotoGP Jepang

Marc Marquez tidak ikut serta dalam seremoni di acara karting pada MotoGP Jepang 2026. Ia memutuskan untuk menggunakan jasa pengganti. Setelah balapan di Mandalika, Marquez menjelaskan bahwa ia membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar dapat tampil optimal saat berlaga.

Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Pebalap

Marquez mengungkapkan bahwa sebagai pebalap, ia adalah orang yang paling ingin melihat MotoGP berkembang dan semakin besar. Namun, ia berpendapat bahwa ada cara lain untuk memajukan olahraga ini tanpa membebani para pebalap secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi fisik dan mental para pebalap agar tidak terkuras oleh banyaknya seremoni yang harus diikuti.

“Saat ini, banyak sekali hal yang harus kami lakukan, karena kegiatannya bukan hanya seputar balapan MotoGP saja,” ujarnya. “Kami memiliki agenda sponsor selama akhir pekan, rapat-rapat, sesi pemanasan, lalu harus berganti pakaian dengan cepat untuk parade, kemudian Hero Walk yang dihadiri banyak orang.”

Marquez juga menambahkan bahwa jadwal tahun depan akan semakin padat dan intensitasnya lebih tinggi. “Pada akhirnya, kamilah pihak pertama yang ingin mendukung balapan ini, tetapi ada cara lain untuk mengembangkannya. Pertunjukan kami ada di lintasan balap, karena kami adalah atlet,” tutupnya.

Artikel Terkait