Marc Marquez menghadapi akhir pekan yang menantang di MotoGP Inggris 2026, di mana ia hanya berhasil mengumpulkan 10 poin dari dua balapan, Sprint dan Grand Prix. Meskipun hasilnya tidak memuaskan, Marquez menolak anggapan bahwa ini adalah balapan terburuk dalam kariernya.
Pada kualifikasi, Marquez hanya mampu menempati posisi keenam, dan dalam balapan Sprint, ia finis di urutan kesembilan. Dalam balapan utama, ia kembali terpuruk ke posisi ketujuh. Masalah utama yang dihadapi Marquez adalah kondisi ban belakangnya. Ia sempat berada di lima besar sebelum kehilangan beberapa posisi menjelang akhir balapan.
Masalah Ban Belakang yang Mengganggu
Hal serupa terjadi pada balapan Sprint, di mana Marquez mengalami degradasi ban belakang yang signifikan, sehingga terpaksa turun ke posisi kesembilan. Akibat hasil tersebut, ia hanya mengumpulkan 10 poin selama akhir pekan tersebut. Perolehan poin ini mengubah posisinya di klasemen sementara, kini ia berada di peringkat keempat dan tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen, Jorge Martin.
Optimisme di Tengah Kekecewaan
Walaupun hasilnya tidak memuaskan, Marquez tidak menganggap MotoGP Inggris sebagai akhir pekan yang buruk. Ketika ditanya oleh DAZN mengenai apakah Silverstone merupakan akhir pekan terburuknya sejak bergabung dengan Ducati, ia menyatakan, "Posisi ketujuh masih berada dalam rencana realistis." Ia menambahkan, "Hari ini motor bekerja dengan baik, begitu juga dengan ban, tetapi saya tidak mampu mendapatkan lebih banyak dari situasi tersebut."
Marquez juga mengungkapkan bahwa sebelum balapan, ia memiliki target optimis untuk finis di posisi kelima. "Hasil optimistisnya adalah posisi kelima. Saya mengatakan itu kepada Izaskun di grid. Kami finis ketujuh, tetapi masih berada dalam rencana realistis," ujarnya. Ketika kembali ditanya apakah ini adalah akhir pekan terburuknya, Marquez menjawab dengan tegas, "Tidak."
Ia bahkan melihat ada perkembangan positif selama balapan di Silverstone. "Ini adalah akhir pekan yang bagus, kami mengambil langkah-langkah kecil. Memang benar hasilnya tidak bagus, tetapi semuanya berjalan dengan baik," ungkap juara dunia tersebut.
Hasil di MotoGP Inggris membuat posisi Marquez dalam perebutan gelar semakin sulit. Jorge Martin kini memimpin dengan keunggulan 40 poin, sementara tim Aprilia menunjukkan performa yang sangat kuat dengan kemenangan Raul Fernandez dan finis 1-2-3. Marquez kini bersiap menghadapi MotoGP Aragon dengan misi untuk memangkas jarak dari para pembalap Aprilia, dan ia membutuhkan peningkatan performa dari Ducati agar bisa kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia 2026.