Pembalap Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing memberikan tanggapan mengenai hasil balapnya di MotoGP Prancis, di mana ia harus mengakui kekalahan dari Jorge Martin. Bezzecchi menegaskan bahwa ia telah berusaha semaksimal mungkin dalam perlombaan tersebut.
Pertandingan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans itu melihat Bezzecchi sempat memimpin di beberapa putaran awal. Namun, menjelang akhir balapan, ia disalip oleh Jorge Martin dan harus menerima kenyataan finis di posisi kedua. Mengenai performanya yang kalah dari Martin, Bezzecchi mengungkapkan ketidaknyamanan yang dirasakannya sepanjang akhir pekan balapan.
Perasaan Tidak Nyaman di Atas Motor
"Saya sebenarnya tidak pernah merasa senyaman yang saya inginkan di atas motor. Saya bahkan tidak menyangka akan memimpin begitu banyak putaran balapan karena perasaan saya tidak begitu baik. Tapi saya mencoba untuk mengatasinya. Saya mencoba mengerahkan semua yang saya miliki di lintasan. Hingga enam-tujuh putaran terakhir, meskipun masalah semakin banyak muncul, saya tidak merasa terlalu buruk," ungkap Bezzecchi saat diwawancarai oleh media setempat.
Menghadapi Tantangan di Akhir Balapan
Bezzecchi melanjutkan, "Ketika saya melihat Jorge menyalip Pedro [Acosta], saya tahu bahwa jaraknya semakin mengecil, jadi saya mencoba untuk tidak terlalu stres, tidak membuat terlalu banyak kesalahan di akhir. Saya tidak ingin mengambil risiko kehilangan segalanya. Saya senang karena saya melakukan yang terbaik akhir pekan ini untuk meraih podium sprint dan juga podium hari ini. Dan jujur saja, ini adalah yang terbaik yang bisa saya lakukan," tutup pembalap asal Italia tersebut.