Peluang Jack Miller untuk tetap berkompetisi di level tertinggi balap motor dunia semakin menipis. Setelah ancaman kehilangan kursi di MotoGP, Ducati kini memberikan sinyal bahwa pembalap asal Australia tersebut bukanlah pilihan utama untuk mengisi posisi yang kosong di World Superbike.
Ketidakpastian menyelimuti masa depan Miller menjelang musim 2027. Pembalap yang saat ini membela Pramac Yamaha tersebut dilaporkan berisiko kehilangan tempatnya di MotoGP, sementara peluang untuk beralih ke World Superbike bersama Ducati juga tampak tidak menjanjikan. Situasi ini semakin rumit seiring dengan mulai terisinya sejumlah kursi di MotoGP. Pramac Yamaha dikabarkan lebih tertarik untuk merekrut bintang Moto2, Izan Guevara, sebagai rekan satu tim Toprak Razgatlioglu di musim depan. Selain itu, laporan terbaru menunjukkan bahwa Trackhouse Racing semakin dekat untuk merekrut Luca Marini dan Enea Bastianini, yang semakin mempersempit pilihan bagi Miller.
Harapan yang Memudar
Dalam kondisi yang sulit ini, tim pabrikan Ducati di World Superbike sempat dianggap sebagai opsi yang logis. Miller memiliki hubungan yang kuat dengan Ducati setelah beberapa musim membela pabrikan asal Borgo Panigale tersebut di MotoGP. Namun, harapan tersebut mengalami kemunduran setelah Direktur Olahraga Ducati, Mauro Grassilli, menyatakan prioritas tim jika Nicolo Bulega benar-benar pindah ke MotoGP pada 2027.
Saat ini, Bulega terus dikaitkan dengan tim VR46 milik Valentino Rossi. Jika transfer tersebut terwujud, Ducati harus mencari pengganti untuk mengisi kursi yang ditinggalkan oleh pemimpin klasemen WorldSBK tersebut. Meskipun nama Miller sempat muncul dalam spekulasi, Grassilli menunjukkan bahwa Ducati lebih mengutamakan pembalap Italia sebagai pengganti Bulega. "Target kami adalah mempertahankan Iker dan kemudian mempertimbangkan siapa yang bisa menggantikan Nicolo apabila ia pindah ke kategori lain," ungkap Grassilli.
Kesempatan yang Semakin Menyusut
Pernyataan tersebut secara efektif mengecilkan peluang Miller. Sebagai pembalap asal Australia, ia tidak memenuhi kriteria utama yang dicari Ducati untuk proyek jangka panjang mereka di World Superbike. Di usia 31 tahun, Miller masih memiliki pengalaman dan kemampuan yang dihargai oleh banyak tim, namun performanya dalam beberapa musim terakhir dinilai belum cukup konsisten untuk menjamin posisinya di MotoGP.
Dengan semakin sedikitnya kursi yang tersedia baik di MotoGP maupun WorldSBK, beberapa bulan ke depan akan menjadi periode krusial bagi Jack Miller dalam menentukan kelanjutan kariernya di paddock kejuaraan dunia.