Logo
Olahraga Lain

Masa Depan Oleksandr Gvozdyk Terancam Setelah Pemutusan Kontrak oleh Zuffa Boxing

Oleksandr Gvozdyk harus mencari langkah baru dalam karier tinjunya setelah Zuffa Boxing memutus kontraknya. Mantan juara dunia kelas berat ringan ini mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil set...

A
Arka Wisena
17 August 2026 38 pembaca
Oleksandr Gvozdyk
Oleksandr Gvozdyk

Oleksandr Gvozdyk kini menghadapi tantangan baru dalam karier tinjunya setelah hubungan kerjanya dengan Zuffa Boxing berakhir. Mantan juara dunia kelas berat ringan ini mengungkapkan bahwa kontraknya dihentikan oleh promotor setelah ia mengalami kekalahan dari Radivoje Kalajdzic pada bulan Februari yang lalu.

Gvozdyk sebelumnya dikenal sebagai salah satu petinju terkemuka di kelas 175 pon. Pada tahun 2018, petinju asal Ukraina ini berhasil merebut gelar WBC dari Adonis Stevenson melalui kemenangan technical knockout di ronde ke-11. Namun, kemenangan tersebut juga diwarnai dengan insiden serius, di mana Stevenson mengalami cedera otak setelah pertarungan tersebut.

Kekalahan dan Kembalinya ke Ring

Setelah berhasil mempertahankan gelarnya sekali, Gvozdyk bertarung melawan Artur Beterbiev pada tahun 2019, di mana ia kalah technical knockout di ronde ke-10 dalam pertarungan unifikasi. Gvozdyk sempat mundur dari dunia tinju sebelum kembali bertanding pada tahun 2023. Sayangnya, setelah kalah angka dari David Benavidez pada tahun 2024, ia mendapat kesempatan untuk melawan Kalajdzic dalam pertarungan yang dianggap cukup seimbang.

Pertarungan melawan Kalajdzic berlangsung sangat ketat. Gvozdyk berhasil menjatuhkan lawannya dua kali dan terlihat unggul di beberapa ronde. Namun, situasi berubah drastis pada ronde ketujuh ketika Kalajdzic berhasil menjatuhkannya. Gvozdyk kemudian terkena pukulan keras yang membuat wasit menghentikan pertandingan.

Keputusan Mengejutkan dari Zuffa Boxing

Meskipun kalah, penampilan Gvozdyk tetap mendapat pujian karena kemampuannya memberikan perlawanan dalam pertarungan yang penuh aksi. Namun, tak lama setelah pertarungan tersebut, Zuffa Boxing memutuskan untuk mengakhiri kontraknya. Gvozdyk mengaku bahwa keputusan ini cukup mengejutkan, karena sebelumnya ia merasa tim promotor masih puas dengan penampilannya.

"Mereka memutus kontrak pada Februari setelah saya kalah. Setiap promotor memang memiliki hak untuk mengakhiri kontrak ketika petinjunya mengalami kekalahan, dan itulah yang mereka lakukan," kata Gvozdyk. Ia juga menambahkan, "Setelah pertarungan, semua orang mengatakan bahwa laga tersebut sangat bagus dan berjalan dengan baik. Saya kemudian beristirahat dan mulai berlatih lagi sekitar Mei sesuai rencana. Namun, sekitar April, mereka memberi tahu saya bahwa ada email yang menyatakan kontrak telah dihentikan."

Sementara itu, Kalajdzic masih memiliki kesempatan untuk bertanding di bawah Zuffa Boxing, dengan jadwal pertarungan melawan Craig Richards pada 26 September. Bagi Oleksandr Gvozdyk, situasi ini membuat masa depannya dalam dunia tinju menjadi tidak pasti. Dengan usia yang kini mencapai 39 tahun, mantan juara dunia tersebut mungkin perlu mempertimbangkan dengan serius apakah ia akan mencari promotor baru atau memutuskan untuk mengakhiri karier profesionalnya.

Artikel Terkait