Max Shulga, pemain yang baru bergabung dengan Real Madrid Basketball, kini resmi menjadi bagian dari tim dengan status pemain lokal setelah menandatangani kontrak yang berlaku hingga Juni 2028. Pemain asal Ukraina ini sebelumnya berkarier di Boston Celtics dan kini harus beradaptasi dengan gaya permainan Eropa.
Shulga meninggalkan NBA untuk memperkuat tim yang dilatih oleh Pedro Martínez. Dengan kedatangan Shulga, Los Blancos berusaha meningkatkan kemampuan tembakan jarak jauh, yang menjadi kebutuhan mendesak terutama di posisi shooting guard setelah kepergian Krämer.
Adaptasi dengan Gaya Permainan Eropa
Dalam pernyataannya, Shulga mengungkapkan, "Saya harus kembali beradaptasi dengan gaya permainan Eropa dan belajar sebanyak mungkin di semua kompetisi. Saya terbiasa memikul tanggung jawab untuk menang; saya mengalaminya di Boston Celtics tahun lalu, di mana tim juga dituntut untuk menang serta tampil di babak playoff dan final. Saya sangat siap dan terbiasa menghadapi ekspektasi yang sangat tinggi."
Pemain Serba Bisa
Shulga juga mendeskripsikan dirinya sebagai pemain yang fleksibel dan siap melakukan berbagai peran demi kemenangan tim. "Saya adalah pemain yang bisa melakukan berbagai hal di lapangan. Saya bisa membawa bola ke depan, menciptakan peluang bagi rekan setim, mencari celah untuk menembak, serta bertahan. Saya pemain yang siap melakukan apa pun demi membantu tim menang," ujarnya.
Selain itu, ia mengakui bahwa rekan setimnya di Celtics, Hugo González, yang merupakan alumni akademi Real Madrid, berperan dalam pengambilan keputusannya untuk bergabung dengan klub ini dengan memberikan penilaian yang positif tentang tim. Shulga juga menyatakan ketertarikan pada gaya kepelatihan Pedro Martínez, "Saya banyak menonton pertandingan EuroLeague Valencia Basket musim lalu, terutama di babak playoff; saya menyukai gaya permainan mereka dan merasa saya akan sangat cocok di sana," tutupnya.