Jakarta - Mimpi untuk berkarier sebagai pebasket di Amerika Serikat selalu menjadi harapan banyak orang, termasuk Maxime Pellegrini, seorang pebasket muda Indonesia. Meskipun namanya mungkin belum familiar bagi banyak orang, Maxime kini tengah menjadi sorotan setelah berhasil mengalahkan streetballer terkenal asal AS, K Showtime, yang memiliki hampir satu juta pengikut di media sosial.
Maxime menunjukkan kehebatannya dengan menahan tembakan Showtime, yang membuat banyak orang terkesan. Dengan postur tubuh yang ideal dan potensi yang besar, tidak sulit bagi Maxime untuk melakukan aksi tersebut.
Perjalanan Karir Sejak Dini
Siapa sebenarnya Maxime? Ia telah menekuni olahraga basket sejak berusia 10 tahun dan kini berusia 14 tahun. Selama perjalanan karirnya, Maxime telah meraih berbagai gelar bergengsi, seperti menjadi runner-up di Merpati Cup Bali, juara Lion Cup Surabaya, dan peringkat ketiga di Liga BBYL 2025, serta meraih penghargaan sebagai MVP.
Di tingkat internasional, Maxime juga berhasil menjadi juara di FIBA Christmas Cup 2026 yang diadakan di Republik Ceko dan juara World Youth Championship KU14 di Perth, Australia, pada bulan April yang lalu. Ia mengungkapkan, "Kalo di luar negeri, saya sudah bertanding di Ceko dan Perth. Alhamdulillah, saya mendapatkan gelar juara di laga itu. Dan jika tidak ada halangan beberapa bulan ke depan saya akan bermain di tiga negara lain."
Ambisi untuk Berkompetisi di Liga Elite
Maxime saat ini tergabung dalam klub BBA Bali, namun baru-baru ini ia menerima undangan untuk memperkuat klub UNO dan berhasil menjadi juara KU15 di kejuaraan Achilessport di Medan. Ia juga meraih tiga penghargaan MVP sekaligus, yaitu untuk musim reguler, final, dan best defender. "Alhamdulillah, saya pun mendapat 3 MVP sekaligus," tambahnya.
Sebagai seorang pebasket muda, Maxime memiliki ambisi besar untuk bermain di kompetisi internasional, terutama di NBA. Namun, sebelum itu, ia ingin mencoba peruntungannya di Elite Youth Basketball League (EYBL) di Amerika Serikat, yang merupakan liga yang diisi oleh 40 tim elite yang bersaing untuk meraih gelar juara nasional. "Saya berharap bisa bermain di tim EYBL di Amerika Serikat untuk mendapatkan pengalaman dan pengembangan basket di level tertinggi, dan tentunya mimpi semua orang yaitu main di NBA," ujarnya.
Maxime juga mengungkapkan pebasket idola yang menginspirasinya, yaitu Anthony 'The Ant Man' Edwards, shooting guard dari Minnesota Timberwolves. Ketika membahas final Indonesia Basketball League (IBL), Maxime memprediksi bahwa Pelita Jaya Jakarta memiliki peluang besar untuk menang melawan Bogor Hornbill, dengan mengatakan, "Menurut pendapat saya yang berpotensi juara Pelita Jaya."