Jakarta - Striker Timnas Iran, Mehdi Taremi, menyatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat sangat ketat. Meskipun biasanya Piala Dunia diwarnai dengan suasana gembira, kali ini Taremi merasakan ketegangan yang luar biasa.
Timnas Iran tergabung dalam Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan mereka akan berlangsung di Los Angeles dan Seattle, namun tim harus tinggal di Meksiko dan hanya datang ke Amerika Serikat untuk bertanding.
Geopolitik yang Memengaruhi Suasana
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berlanjut berkontribusi pada suasana yang tidak nyaman. Beberapa pemain Iran bahkan mengalami interogasi yang berlangsung berjam-jam saat tiba di AS. Hal ini menambah beban psikologis bagi tim.
Perasaan Taremi di Piala Dunia
Mehdi Taremi merasa prihatin dengan kondisi yang dihadapi oleh timnya. Ia mengungkapkan, "Saya sudah main di dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Ketika turun dari pesawat, saya merasakan atmosfer yang berbeda dan penuh penyambutan. Saya bisa melihat keunikan tuan rumah." Namun, ia menambahkan, "Namun kini, rasanya beda. Ada banyak ketegangan saat ini terutama soal penolakan visa."
Taremi berharap bahwa perasaannya ini hanya bersifat sementara dan tidak mencerminkan keseluruhan pengalaman tim di Piala Dunia. Sebagai mantan pemain Inter yang pernah berpartisipasi di Piala Dunia 2018 dan 2022, ia merindukan suasana yang lebih positif.
Semoga situasi ini dapat membaik menjelang pertandingan yang akan datang.