Logo
Berita Olahraga

Menpora Erick Bahas Kebijakan dan Anggaran Olahraga dalam Raker dengan Komisi X DPR RI

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memaparkan kebijakan strategis serta anggaran untuk olahraga nasional dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, pada Senin (31/8).

D
Dhearatika Jaya
31 August 2026 34 pembaca
Menpora RI Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga dalam raker bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8). (foto:raiky/kemenpora go.id)
Menpora RI Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga dalam raker bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8). (foto:raiky/kemenpora go.id)

Jakarta: Dalam rapat kerja yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (31/8), Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menguraikan kebijakan strategis, kinerja anggaran, serta target prestasi olahraga nasional. Dalam presentasinya, Menpora Erick mengungkapkan bahwa program kerjanya diselaraskan dengan Asta Cita dan prioritas nasional melalui tiga pilar utama, yaitu Kepemudaan, Pembudayaan Olahraga, dan Peningkatan Prestasi Olahraga.

Fokus pada Peningkatan Kualitas Olahraga

“Kita ingin kualitas kepemudaan meningkat, pembudayaan olahraga yang inklusif serta penguatan industri olahraga sesuai Desain Besar Olahraga Nasional, dan pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkelanjutan,” jelas Menpora Erick. Dalam hal prestasi, Erick menargetkan tim Indonesia untuk meraih minimal empat medali emas pada Asian Games 2026, didukung oleh program pelatnas serta persiapan cabang olahraga unggulan.

“Kemenpora juga menindaklanjuti arahan bapak presiden mengenai akademi olahraga nasional, beasiswa olahragawan, dan cibubur sport science. Lalu ada penguatan sistem pembinaan jangka panjang berkelanjutan untuk 20 cabor unggulan olimpiade dan satu cabor world stage, serta implementasi manajemen talenta nasional,” tambahnya.

Program Kepemudaan Menjelang Sumpah Pemuda

Erick juga memaparkan program kepemudaan yang disiapkan menjelang satu abad Hari Sumpah Pemuda pada 2028. Kemenpora meluncurkan berbagai program unggulan, seperti Wirasena Youth Camp, Youth Summit, Wirasena Youth Career Hub, dan Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).

Mengenai aspek anggaran, Menpora Erick melaporkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) terkait anggaran belanja dan dana alokasi khusus untuk tahun 2027, dengan pagu anggaran Kemenpora sebesar Rp 4,019 triliun. “Yang terpenting kita bagaimana menjaga amanah dalam penggunaan dana, masyarakat merasakan program-program yang ada. Seyogianya kita transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Kurniasih Mufidayati, yang memimpin rapat kerja tersebut, menyatakan dukungannya terhadap anggaran yang diajukan dan akan dibahas lebih lanjut dalam mekanisme pembahasan anggaran. “Komisi X menekankan Kemenpora agar menjadikan pandangan dan masukan dari Anggota Komisi X DPR yang disampaikan dalam laporan singkat agar bisa menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan Kemenpora tahun anggaran 2027,” pungkasnya.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait