Kota Bekasi: Pada Rabu (5/8) pagi, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, meresmikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 yang berlangsung di Gor Abdu Rosyad. Dalam acara tersebut, ia didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Dalam sambutannya, Menpora Erick mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ketua Umum PB MI yang berkomitmen untuk terus memajukan olahraga muay thai di Tanah Air. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 460 atlet untuk nomor pertarungan dan 50 atlet untuk nomor seni. "Saya memberikan apresiasi, bagaimana Ketua Umum ini lihai melihat pengembangan olahraga muay thai dari grass root, dari bawah. Salah satunya mendorong olahraga ini juga bisa disebarkan ke masyarakat dan diterima secara mudah. Contohnya kita bisa melihat ada anak-anak umur lima tahun yang sudah mengenal muay thai," jelas Menpora.
Peningkatan Popularitas Muay Thai di Masyarakat
Menpora Erick menilai bahwa di bawah kepemimpinan AA LaNyalla, PB MI telah berhasil membuat olahraga bela diri asal Thailand ini semakin dikenal dan diterima oleh masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan elemen-elemen muay thai ke dalam kehidupan sehari-hari, yang terlihat dari adanya muay thai aerobik. "Kita lihat tadi ada muay thai aerobik, gerakan muay thai yang dikombinasikan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia sehingga olahraga ini mudah diterima. Bahkan muay thai aerobik tadi juga hak cipta mereknya didaftarkan di Indonesia. Nah, ini luar biasa," puji Menpora.
Harapan untuk Masa Depan Atlet Muay Thai
Selain mengapresiasi sosialisasi olahraga muay thai, Menpora Erick juga memberikan perhatian pada peningkatan prestasi atlet. Ia berharap penyelenggaraan kejurnas kali ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet muay thai masa depan yang mampu berkompetisi di kancah internasional. "Secara prestasi itu sudah mulai terlihat di mana muay thai kita dapat medali perak pada SEA Games kemarin. Kami dari Kemenpora tentu mengharapkan kejuaraan hari ini untuk persiapan SEA Games. Mudah-mudahan untuk perkembangan ke depan muay thai bisa mendapatkan medali yang lebih baik. Kalau kemarin muay thai bisa mendapatkan perak, mungkin nanti SEA Games di Malaysia, dengan komitmen semua, kita bisa dapat emas," harap Menpora Erick.
Kemenpora berkomitmen untuk mendukung peningkatan prestasi muay thai melalui program pemusatan latihan nasional yang terstruktur, mencakup persiapan untuk Olimpiade, Asian Games, SEA Games, dan atlet muda. "Tidak ada lagi yang namanya pelatnas hanya dalam satu kesatuan. Karena kita ingin semua program ini tepat sasaran, efektif dan terukur," tegas Menpora Erick.
Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua, terutama para ibu yang antusias mengantar anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Ia menekankan bahwa untuk menjadikan muay thai sejajar dengan olahraga lainnya di Indonesia, perlu ada keterlibatan yang lebih luas dari generasi muda. "Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir, yang punya optimisme bahwa olahraga adalah salah satu alat pembangunan karakter bangsa, dan juga membuat generasi muda kita terus bisa menjadi yang terbaik, tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia," tutup Menpora.