Mantan bintang basket Kesatria Bengawan Solo, Mike Singletary, telah resmi mengumumkan pensiun dari kariernya di dunia basket pada hari Minggu, 19 Juli, melalui media sosial Instagram. Singletary pertama kali bergabung dengan IBL pada akhir Mei 2025, menggantikan pemain asing Dayon Griffin, dan kehadirannya langsung mencuri perhatian publik.
Mike Singletary, yang dikenal dengan julukan "Malaikat Maut", sebelumnya merupakan pemain andalan Mono Vampire Basketball di Thailand dari tahun 2016 hingga 2020. Selama berseragam Mono Vampire, ia berhasil menjadi ikon klub tersebut. Selain itu, Singletary juga pernah bermain untuk San Miguel Beermen di Filipina dan terakhir bergabung dengan Taipei Fubon Braves setelah meninggalkan Mono Vampire.
Prestasi Gemilang di Dunia Basket
Selama kariernya, Singletary mencatatkan berbagai prestasi yang mengesankan. Beberapa di antaranya adalah meraih gelar NBA D-League Champions pada tahun 2013, menjadi MVP Thailand Basketball Super League pada tahun 2018, serta memenangkan kejuaraan TBSL pada tahun 2017 dan 2018. Ia juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai MVP dan juara Thailand League pada tahun 2017, serta dinobatkan sebagai Import of The Year di ASEAN Basketball League pada tahun 2019. Singletary juga mencatatkan tiga kali juara P.League+ pada tahun 2021, 2022, dan 2023, serta meraih gelar MVP P.League+ pada tahun 2021 dan 2022.
Performa di IBL dan Langkah Selanjutnya
Di IBL musim 2025, Singletary bermain dalam delapan pertandingan bersama Kesatria, dengan rincian enam pertandingan di musim reguler dan dua pertandingan di babak Playoffs. Dalam musim reguler, ia mencatatkan rata-rata 16.2 poin, 10.1 rebound, 3.5 assist, dan 1.7 steal per pertandingan. Namun, di babak Playoffs, kontribusinya menurun dengan rata-rata 4.5 poin, 5.0 rebound, 2.5 assist, dan 1.0 steal per pertandingan. Setelah menyelesaikan musim bersama Kesatria, Singletary kembali ke Fubon Braves untuk musim 2025-26 sebelum akhirnya mengumumkan pensiun.
Dalam pernyataannya, Mike Singletary menyampaikan, "Bola basket telah menjadi segalanya bagiku sejak aku kecil. Itu adalah tempat pelarianku. Itu adalah cinta pertamaku. Tapi sekarang saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada cinta pertamaku dan melangkah ke babak selanjutnya dalam hidupku." Dengan pensiunnya Singletary, ia menutup karier 15 tahun di basket profesional dengan tujuh gelar juara dan empat kali terpilih sebagai MVP di berbagai kejuaraan. Meskipun tidak berhasil meraih gelar di IBL, penggemar IBL tetap memiliki kesempatan untuk menyaksikan aksi pemain legendaris ini secara langsung.