Petinju kelas berat Inggris, Moses Itauma, segera dibawa ke rumah sakit setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Filip Hrgovic dalam pertarungan yang berlangsung di O2 Arena, London, pada Sabtu malam, 29 Agustus. Di usia 21 tahun, Itauma sempat menunjukkan performa yang baik, namun Hrgovic berhasil membalikkan keadaan dan menghentikan pertandingan pada ronde kesembilan.
Wasit Howard Foster menghentikan pertarungan dengan 33 detik tersisa setelah Itauma terlihat kesulitan untuk berdiri dan memberikan perlawanan. Sebelumnya, Moses Itauma diharapkan menjadi juara dunia kelas berat termuda asal Inggris dan tampil sebagai favorit dalam laga tersebut. Namun, Hrgovic mampu meningkatkan tekanan dan memaksa wasit untuk menghentikan pertarungan.
Kondisi Pasca Pertarungan yang Mengkhawatirkan
Setelah pertarungan, situasi Itauma menjadi sangat mengkhawatirkan. Ia membutuhkan bantuan oksigen di atas ring sebelum akhirnya dibawa keluar dari arena dengan tandu. Promotornya, Frank Warren, mengonfirmasi bahwa Itauma mengalami masalah pada kakinya dan harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit. “Moses sudah pergi ke rumah sakit. Dia mengalami sesuatu pada kakinya dan tentu saja harus diperiksa,” ungkap Warren.
Warren menjelaskan bahwa pertarungan berlangsung dengan tempo yang sangat tinggi, sehingga Itauma mengalami kelelahan yang signifikan menjelang akhir laga. Ia menilai bahwa keputusan wasit untuk menghentikan pertarungan adalah langkah yang tepat. “Moses sudah sangat kelelahan. Dia mendapatkan oksigen, dan itu memang seharusnya dilakukan karena pertarungannya berlangsung sangat cepat,” tambah Warren.
Rencana Masa Depan Itauma
Frank Warren juga menyatakan bahwa saat ini belum ada rencana konkret untuk langkah selanjutnya bagi Itauma setelah kekalahan tersebut. Ia menekankan bahwa keputusan mengenai kelanjutan karier sang petinju harus ditunggu hingga Itauma pulih secara fisik dan mental. “Ini terlalu dini untuk membuat keputusan seperti itu. Saya ingin berbicara dengannya terlebih dahulu dan dia juga harus benar-benar ingin melanjutkan,” jelas Warren.
Promotor yang berusia 73 tahun ini tetap menganggap Itauma sebagai salah satu talenta terbaik yang pernah ia temui dalam kariernya di dunia tinju. Warren memastikan bahwa pihaknya akan terus mendukung Moses Itauma dan membantunya bangkit dari kekalahan ini. “Saya masih berpikir dia adalah salah satu talenta luar biasa yang pernah saya temui selama saya berkecimpung di dunia tinju. Kami bersamanya dan akan terus mendukungnya,” ujarnya.
Warren juga menyatakan bahwa ia belum sempat berbicara langsung dengan Itauma sebelum petinju asal Chatham, Kent, tersebut dibawa ke rumah sakit. Ia memilih untuk memberikan waktu bagi Itauma untuk memulihkan diri sebelum membahas mengenai masa depannya. Menurut Warren, diskusi mengenai langkah berikutnya kemungkinan baru akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan. Selain kondisi fisik, aspek mental juga menjadi perhatian setelah Itauma mengalami kekalahan pertama dalam karier profesionalnya. “Kita mungkin baru membicarakannya dalam dua minggu atau satu bulan. Setelah itu kita akan melihat ke mana arahnya,” tutup Warren.
Saat ini, Moses Itauma memiliki rekor profesional dengan 14 kemenangan, 12 di antaranya melalui KO, dan satu kekalahan. Sementara itu, kemenangan atas Itauma membuat rekor Filip Hrgovic meningkat menjadi 21 kemenangan, dengan 16 di antaranya melalui KO dan satu kekalahan. Warren mengakui bahwa kekalahan ini menghilangkan kesan bahwa Itauma tidak terkalahkan, namun ia berharap pengalaman ini dapat membantu sang petinju untuk berkembang. “Aura tidak terkalahkannya memang sudah hilang sekarang. Siapa tahu, mungkin itu justru membuat kami lebih mudah mencarikan pertarungan untuknya ke depan,” pungkas Warren.