Logo
Olahraga Lain

Moses Itauma Siap Menyongsong Gelar Dunia Kelas Berat Melawan Filip Hrgovic

Moses Itauma, petinju berusia 21 tahun asal Kent, akan bertanding melawan Filip Hrgovic untuk memperebutkan sabuk IBF kelas berat yang kosong, setelah mencatatkan rekor sempurna di karier profesionaln...

A
Anggun Ratnasari
04 August 2026 33 pembaca
Itauma Cetak Sejarah usai Gelar Dunia Masuk Duel Hrgovic - sumber: (secondsout)
Itauma Cetak Sejarah usai Gelar Dunia Masuk Duel Hrgovic - sumber: (secondsout)

Moses Itauma, petinju muda berbakat asal Inggris, semakin mendekatkan diri pada impiannya untuk menjadi juara dunia kelas berat termuda dalam sejarah. Pertarungan terbarunya kini resmi memperbutkan sabuk IBF kelas berat yang saat ini kosong.

Di usia 21 tahun, Itauma telah menunjukkan performa yang mengesankan dalam karier profesionalnya, dengan mencatatkan 14 kemenangan tanpa kekalahan, di mana 12 di antaranya diraih melalui penghentian lawan. Pada pertandingan terakhirnya di bulan Maret, ia berhasil menarik perhatian publik setelah menjadi petinju pertama yang mampu menghentikan Jermaine Franklin, sebuah pencapaian yang lebih mengesankan mengingat Dillian Whyte dan Anthony Joshua sebelumnya tidak berhasil melakukannya.

Tantangan Terberat di Depan Mata

Tantangan selanjutnya bagi Itauma adalah Filip Hrgovic, petinju asal Kroasia yang dikenal dengan kekuatan pukulannya. Pertarungan ini dianggap sebagai ujian terberat bagi Itauma hingga saat ini. Pertemuan mereka telah dipastikan akan memperebutkan gelar dunia IBF kelas berat yang kosong, setelah mantan juara Oleksandr Usyk melepaskan sabuk tersebut pada bulan Juni.

Menurut informasi dari BBC Sport, pertarungan antara Itauma dan Hrgovic dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 29 Agustus, di O2 Arena, London. Ini akan menjadi debut utama Itauma di ibu kota Inggris, menandai langkah penting dalam kariernya.

Reputasi Hrgovic di Dunia Tinju

Filip Hrgovic dikenal sebagai petinju yang memiliki kekuatan pukulan yang sangat besar dan hanya mengalami satu kekalahan dalam perjalanan karier profesionalnya. Ia bertekad untuk menghentikan laju pesat Itauma yang tengah menapaki jalur menuju puncak divisi kelas berat.

Dengan segala persiapan yang dilakukan, pertarungan ini diharapkan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah tinju kelas berat.

Artikel Terkait