Jakarta - Dalam balapan yang penuh dengan insiden di MotoGP Catalunya 2026, Pedro Acosta menjadi salah satu pebalap yang paling sial. Meskipun memiliki peluang baik, nasib buruk terus menghampirinya.
Acosta memulai balapan pada Minggu (17/5/2026) malam WIB dari posisi terdepan. Sejak awal, pebalap dari tim KTM ini berhasil mempertahankan posisinya meskipun sempat diserang oleh Raul Fernandez. Momen penting terjadi ketika ia bersaing dengan Alex Marquez untuk posisi kedua.
Insiden yang Menghantui
Namun, pada putaran ke-12, Acosta diduga mengalami masalah pada motornya yang mengakibatkan kecepatan laju menurun. Saat itu, Alex Marquez tidak dapat menghindar dan menabrak bagian belakang motor Acosta. Akibatnya, Marquez kehilangan kendali dan terjatuh, terguling-guling, serta sempat membentur dinding pembatas. Motor Marquez pun hancur, dan salah satu rodanya mengenai Fabio Di Giannantonio, yang juga terjatuh akibat insiden tersebut.
Balapan pun dihentikan, dan Acosta harus berjuang kembali ke garasi, sementara Marquez dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini memicu serangkaian insiden yang tidak menguntungkan bagi Acosta.
Kembali ke Lintasan dengan Kesulitan
Setelah balapan dilanjutkan dengan 13 putaran tersisa, tanpa kehadiran Alex Marquez dan Enea Bastianini yang sudah pensiun sebelum insiden, Acosta kembali memimpin. Namun, keunggulannya tidak bertahan lama. Insiden kembali terjadi ketika Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia terlibat kecelakaan di tikungan pertama, yang mengakibatkan bendera merah berkibar untuk kedua kalinya.
Balapan harus dimulai ulang dengan 12 putaran tersisa. Acosta sempat memimpin kembali, tetapi perlahan-lahan posisinya menurun setelah disalip oleh Di Giannantonio, Joan Mir, dan Fermin Aldeguer.
Nasib buruk Acosta belum berakhir. Di tikungan terakhir, ia diseruduk oleh Ai Ogura, yang menyebabkan Acosta terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan. Meskipun Ogura dijatuhi hukuman penalti tiga detik atas insiden tersebut, hal ini hanya menambah kesedihan bagi Acosta.