Nusa Dua - Babak utama Seri IV M-15 Men's World Tennis Championship 2026 telah dimulai. Nathan Barki, petenis tuan rumah, berhasil mencapai babak kedua setelah mengalahkan lawan yang merupakan unggulan kedelapan, Pablo Perez Ramos dari Spanyol, dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan D, Bali Beach Country Club, pada Selasa (1/9/2026). Pertandingan ini berlangsung selama 2 jam 14 menit dan diwarnai dengan pertarungan ketat dalam tiga set.
Nathan memulai pertandingan dengan baik, meraih kemenangan 6-2 di set pertama. Namun, Ramos, yang berada di peringkat 984 ATP, berhasil bangkit dan merebut set kedua dengan skor yang sama, 6-2. Di set ketiga, Nathan sempat tertinggal 2-4, tetapi ia tidak menyerah dan berhasil membalikkan keadaan. Ramos kesulitan menghadapi tekanan yang diberikan Nathan, dan pada akhirnya Nathan menang dengan skor 6-4.
Kunci Kemenangan Nathan
"Pertandingan pertama memang selalu tidak mudah. Meski unggul di set pertama, lawan ternyata mampu merespon dengan baik di set kedua, bahkan saya sempat tertinggal di set ketiga. Tapi, persiapan matang yang saya lakukan sebelum turnamen jadi kunci kemenangan," ungkap Nathan.
Performa Ganda Putra
Di sektor ganda putra, pasangan Rafalentino Ali Da Costa dan Ethan David Zapp berhasil mencapai perempatfinal setelah mengalahkan Raghav Jaisinghani dan Udit Kamboj melalui rubber set. Setelah kalah 5-7 di set pertama, mereka bangkit dan menang 6-3 di set kedua. Pertandingan dilanjutkan ke set ketiga dengan format super tiebreak, di mana Rafalentino dan Ethan berhasil menutup laga dengan skor 10-4.
Namun, langkah mereka tidak diikuti oleh Anthony Susanto yang berpasangan dengan Ren Nakamura. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan, Nan Hsun Lin dan Kai-i Wang, setelah kalah dalam rubber set. Anthony dan Ren unggul 7-6 di tiebreak set pertama, tetapi gagal mempertahankan keunggulan dan kalah 4-6 di set kedua serta 10-5 di super tiebreak dalam waktu 1 jam 37 menit di lapangan F.
Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para petenis untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat internasional.