Logo
Moto GP

Nicolo Bulega Siap Menghadapi Risiko Demi Mimpi Berkompetisi di MotoGP

Nicolo Bulega, pembalap Ducati, tengah berada di puncak performa di World Superbike dan bersiap untuk melangkah ke MotoGP meski harus kehilangan sebagian penggemarnya.

E
Eko Prasetyo
16 June 2026 4 pembaca
Nicolo Bulega menyapa para penggemarnya saat menjuarai World Superbike
Nicolo Bulega menyapa para penggemarnya saat menjuarai World Superbike

Nicolo Bulega, yang saat ini tengah menjalani musim terbaik dalam kariernya di World Superbike, mengungkapkan kesiapan untuk menghadapi konsekuensi besar jika diberikan kesempatan untuk berlaga di MotoGP. Pembalap asal Italia ini semakin sering disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk bergabung dengan VR46 Racing Team pada tahun 2027, berkat penampilannya yang mengesankan di ajang WSBK.

Di musim 2026, Bulega menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan serangkaian kemenangan yang mengesankan, sehingga ia unggul jauh dalam klasemen sementara. Hal ini menjadikannya sebagai favorit utama untuk meraih gelar juara dunia pertamanya di kategori tersebut. Meskipun menikmati status sebagai salah satu bintang utama di Superbike, Bulega menegaskan bahwa MotoGP tetap menjadi ambisi utamanya.

Menjaga Harapan untuk MotoGP

Dalam pernyataannya, Bulega menyadari bahwa popularitas yang telah dibangunnya selama beberapa musim terakhir tidak akan otomatis terbawa ke MotoGP. "Saya melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkan lompatan ini. Saat ini saya senang dengan performa dan apa yang saya tunjukkan di lintasan," ungkapnya.

Pembalap berusia 26 tahun ini juga mencatatkan bahwa dukungan dari penggemar di World Superbike semakin meningkat dari waktu ke waktu. Ia melihat banyaknya kaus dan bendera yang menampilkan namanya di setiap seri balapan. "Para penggemar di sini luar biasa. Tetapi saya tahu jika pindah ke MotoGP, jumlah pendukung saya mungkin akan lebih sedikit pada awalnya. Di sana ada banyak juara besar yang sudah memiliki basis penggemar yang sangat kuat," jelasnya.

Proses Membangun Popularitas

Bulega menekankan bahwa membangun popularitas di MotoGP memerlukan waktu serta hasil yang konsisten. Ia mengambil contoh perjalanan Francesco Bagnaia, rekan sesama lulusan VR46 Academy, yang juga membutuhkan beberapa musim sebelum menjadi salah satu pembalap paling terkenal di kelas utama. "Tanpa hasil, sulit membangun dukungan. Pecco, Fabio Quartararo, dan para juara lainnya juga membutuhkan waktu sebelum memiliki banyak penggemar seperti sekarang," tambahnya.

Apabila transfer ini terwujud, Nicolo Bulega diperkirakan akan menjadi rekrutan penting bagi Ducati di masa depan. Berbeda dengan Toprak Razgatlioglu yang menghadapi tantangan berat bersama Yamaha di MotoGP 2026, Bulega berpotensi mendapatkan motor Ducati yang jauh lebih kompetitif sejak awal kariernya di kelas utama. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, peluang Bulega untuk mengikuti jejak Bagnaia dan meraih kesuksesan di MotoGP semakin terbuka lebar.

Artikel Terkait