O’Shaquie Foster, yang merupakan juara dunia kelas bulu super WBC, baru-baru ini melontarkan kritik tajam kepada Shakur Stevenson, petinju ternama asal Newark. Foster menuduh Stevenson 'ketakutan' dan sengaja menghindari kemungkinan duel di atas ring.
Stevenson sebelumnya menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan mengalahkan Teofimo Lopez pada bulan Januari lalu, yang membawanya meraih gelar juara dunia di divisi keempat. Namun, setelah kemenangan tersebut, ia belum kembali bertanding meskipun sempat berjanji untuk menghadapi Foster jika berhasil mempertahankan sabuknya melawan Raymond Ford pada bulan Mei lalu.
Foster berhasil meraih kemenangan melalui keputusan atas Ford, tetapi negosiasi untuk pertarungan melawan Stevenson tidak membuahkan hasil setelah Stevenson memilih untuk menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing. Dalam wawancaranya dengan Fight Hub TV, Foster mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Stevenson yang dianggapnya ingkar janji dan berharap ada petinju lain yang mengalahkannya.
Tuduhan Foster terhadap Stevenson
"Saya pikir dia sangat takut pada saya dan berharap orang lain mengalahkan saya agar dia tidak perlu bertarung melawan saya. Dia adalah sosok yang konyol. Alasan dia berharap Ray Ford mengalahkan saya sebelumnya adalah agar dia bisa terus mengoceh di internet daripada masuk ke ring melawan saya," ungkap Foster dengan tegas.
Fokus Foster ke Pertarungan Mendatang
Di tengah ketidakpastian dari Stevenson, O’Shaquie Foster memutuskan untuk mengalihkan perhatiannya ke laga unifikasi tiga sabuk melawan Emanuel Navarrete yang dijadwalkan pada Sabtu, 24 Oktober mendatang. Kemenangan dalam pertarungan ini akan membawa Foster lebih dekat untuk mencetak sejarah sebagai juara tak terbantahkan pertama di kelas bulu super sejak Hiroshi Kobayashi pada tahun 1969.