Logo
Olahraga Lain

O'Shaquie Foster Raih Tiga Gelar Juara Dunia Usai Kalahkan Navarrete

O'Shaquie Foster berhasil mengalahkan Emanuel Navarrete dan menyatukan tiga gelar dunia kelas bulu super dalam sebuah pertarungan yang berlangsung di San Antonio, Texas.

A
Arka Wisena
26 October 2026 11 pembaca
O'Shaquie Foster (kanan) menjatuhkan Navarrete dua kali pada ronde ke-12 untuk memastikan kemenangan sekaligus merebut sabuk WBO dan IBF dari petinju Meksiko tersebut. (Foto: Fight TV)
O'Shaquie Foster (kanan) menjatuhkan Navarrete dua kali pada ronde ke-12 untuk memastikan kemenangan sekaligus merebut sabuk WBO dan IBF dari petinju Meksiko tersebut. (Foto: Fight TV)

O'Shaquie Foster mencetak kemenangan atas Emanuel Navarrete dengan keputusan mutlak dalam pertarungan yang diadakan di Frost Bank Center, San Antonio, Texas, pada hari Sabtu, 24 Oktober. Dengan hasil ini, Foster berhasil menyatukan tiga gelar dunia di kelas bulu super (130 pon), termasuk sabuk dari World Boxing Organization (WBO) dan International Boxing Federation (IBF) yang sebelumnya dipegang oleh petinju asal Meksiko tersebut.

Pemenang gelar World Boxing Council (WBC) ini meraih kemenangan dengan skor 118-108, 118-108, dan 115-111. Selain itu, Foster juga berhasil merebut gelar The Ring yang sebelumnya kosong. Dengan hasil ini, catatan Foster kini menjadi 26 kemenangan dan tiga kekalahan, termasuk 12 di antaranya melalui knockout (KO). Di sisi lain, Navarrete memiliki rekor 40 kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang, dengan 33 kemenangan melalui KO.

Dominasi Foster Sejak Awal Pertarungan

Sejak ronde pertama, Foster menunjukkan performa yang lebih cepat dan akurat. Ia mampu membaca pola serangan Navarrete yang dikenal agresif dan sering melancarkan pukulan lebar. Menurut data dari CompuBox, Foster berhasil mendaratkan 157 dari 451 pukulan, sementara Navarrete hanya mencatatkan 99 pukulan masuk dari 527 percobaan. Bahkan, Navarrete tidak berhasil mendaratkan satu pun pukulan pada ronde pertama, sementara Foster sukses dengan enam pukulan.

Foster terus memanfaatkan serangan balik dan kombinasi pukulan untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Pada ronde ketujuh, ia mengguncang Navarrete dengan hook kiri yang tajam. Meskipun Navarrete sempat meningkatkan tekanan pada ronde kesepuluh dengan serangan ke tubuh, Foster berhasil mengambil kembali kendali pada dua ronde terakhir.

Pukulan Penentu di Ronde Terakhir

Puncak pertarungan terjadi di ronde ke-12, ketika Foster menjatuhkan Navarrete dengan pukulan kanan keras ke dagu pada menit pertama. Tak lama setelah itu, pukulan kanan lainnya membuat Navarrete terjatuh hingga berlutut. Meskipun mampu bangkit dan menyelesaikan pertandingan hingga bel berbunyi, Navarrete tidak bisa mengubah hasil akhir.

"Saya tahu dari rekaman pertandingan bahwa dia suka menerjang masuk. Saya terus membayangkan pukulan kanan melengkung saya akan mendarat, dan akhirnya itu terjadi pada ronde ke-12," ungkap Foster. Ia juga merasa telah melemahkan Navarrete sepanjang pertandingan dengan serangan balik yang tepat waktu.

Setelah pertandingan, Navarrete mengakui keunggulan Foster dan menyatakan bahwa gaya bertinju lawannya lebih efektif, serta memberikan ucapan selamat kepada sang juara. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Foster, yang sebelumnya merebut gelar WBC pada tahun 2023 dan kembali merebutnya setelah mengalahkan Robson Conceicao pada November 2024, serta mengalahkan mantan juara dunia Stephen Fulton pada Desember.

Foster kini mengincar gelar WBA yang dimiliki Anthony Cacace untuk melengkapi koleksi sabuk utama di kelas bulu super. Cacace dijadwalkan akan bertanding melawan Nick Ball pada bulan Desember di Belfast. "Saya ingin menjadi juara sejati terlebih dahulu dan melakukan sesuatu yang belum pernah dicapai siapa pun di kelas 130 pon. Setelah itu, saya ingin naik kelas dan meninggalkan jejak," kata Foster.

Artikel Terkait