Logo
Olahraga Lain

Pakar Tinju Ingatkan Joe Joyce untuk Pertimbangkan Pensiun demi Kesehatan

Johnny Nelson mengungkapkan keprihatinan terhadap penurunan performa Joe Joyce dan menekankan pentingnya kesehatan bagi petinju tersebut sebelum kembali bertanding.

B
Bayu Biru
15 July 2026 19 pembaca
Joe Joyce
Joe Joyce

Johnny Nelson, mantan juara dunia kelas penjelajah WBO, menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi Joe Joyce yang mengalami penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir. Nelson berpendapat bahwa Joyce perlu mempertimbangkan kesehatan pribadinya sebelum kembali ke ring tinju.

Joyce sebelumnya diprediksi akan menjadi salah satu petinju terkemuka di kelas berat dunia. Ia berhasil meraih kemenangan signifikan melawan Daniel Dubois dan Joseph Parker, dua petinju yang juga pernah meraih gelar juara dunia. Namun, karier Joyce mulai merosot setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut dari Zhilei Zhang pada tahun 2023. Sejak saat itu, ia juga kalah angka dari Derek Chisora dan Filip Hrgovic, sebelum mengalami kekalahan melalui technical knockout dari Artem Suslenkov di Rusia pada akhir pekan lalu.

Kekhawatiran Terhadap Kesehatan

Serangkaian hasil buruk tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan Joyce untuk melanjutkan karier profesionalnya di usia 40 tahun. Nelson, yang dikenal vokal dalam menyampaikan pendapatnya, menegaskan bahwa risiko terbesar bukan hanya kekalahan di ring, tetapi juga dampak kesehatan yang mungkin muncul setelah pensiun. "Saya yakin suatu saat nanti dia akan menyesal. Ketika usianya 45 atau 50 tahun dan mulai lupa menaruh barang atau tubuhnya sering terasa sakit, itulah konsekuensi dari bertinju terlalu lama. Bahkan sekarang saja cara bicaranya sudah mulai berubah, coba dengarkan baik-baik," ungkap Nelson kepada TalkSport.

Pentingnya Memikirkan Masa Depan

Nelson menambahkan bahwa banyak petinju yang rela mengorbankan kesehatan demi mengejar karier, tanpa benar-benar memikirkan konsekuensi yang akan mereka hadapi di masa depan. "Sebagai petinju, terkadang kita rela mempertaruhkan segalanya. Kita hanya berpikir untuk terus bertarung tanpa memikirkan harga yang harus dibayar. Yang paling saya khawatirkan adalah kesehatannya, juga keluarganya yang tentu ikut merasakan dampaknya," ujarnya.

Isu cedera otak akibat akumulasi pukulan dalam dunia tinju menjadi perhatian serius, dengan banyak mantan petinju mengalami gangguan neurologis, penurunan daya ingat, dan kesulitan berbicara setelah menjalani karier panjang di atas ring. Hingga saat ini, Joe Joyce belum memberikan pernyataan mengenai keputusan masa depannya. Namun, banyak penggemar berpendapat bahwa sudah saatnya peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu mempertimbangkan untuk pensiun demi menghindari risiko kesehatan yang lebih besar.

Artikel Terkait