Perjalanan karier Patty Mills, seorang point guard asal Australia, memasuki babak baru yang menarik setelah ia memutuskan untuk bergabung dengan LDLC ASVEL Villeurbanne, sebuah klub yang berkompetisi di EuroLeague Prancis. Keputusan ini diambil setelah penampilannya yang mengesankan di Liga Champions Bola Basket serta Liga Endesa Spanyol bersama La Laguna Tenerife. Selama bermain untuk tim Kepulauan Canary, Mills berhasil mencetak 36 poin dalam satu pertandingan melawan FC Barcelona, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pencetak poin handal.
Keberhasilan Mills dalam mencetak angka dan kemampuan menembaknya yang mematikan di seluruh Eropa menarik perhatian banyak klub, dan akhirnya membawanya ke Prancis. Penandatanganan kontrak ini lebih dari sekadar transaksi pemain biasa; ini juga menandai reuni emosional antara Mills dan Tony Parker, mantan bintang San Antonio Spurs. Parker, yang kini berusia 44 tahun, menjabat sebagai presiden dan pemilik mayoritas ASVEL, sekaligus mengambil peran sebagai pelatih kepala baru klub.
Reuni yang Berarti
Hubungan antara Mills dan Parker selama di San Antonio Spurs sangat sukses, di mana mereka beroperasi dalam dinamika guru dan murid. Mills berperan sebagai point guard cadangan utama, dan keduanya berkontribusi besar dalam meraih gelar juara NBA pada tahun 2014. Meskipun Parker pensiun pada tahun 2018 setelah bermain untuk Charlotte Hornets, Mills tetap bersama Spurs hingga tahun 2021.
Langkah Menuju Akhir Karier
Saat Mills bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-38 pada bulan Agustus mendatang, langkahnya untuk bergabung dengan ASVEL menandai sebuah fase baru dalam kariernya. Ada kemungkinan bahwa ia akan mengakhiri perjalanan profesionalnya di dunia basket pada akhir musim 2026–27, menjadikan kesempatan ini sebagai momen penting dalam sejarah kariernya.