Logo
Berita Olahraga

PB ORADO Resmi Dilantik oleh KONI, Siap Gelar Kompetisi Berjenjang

Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) telah dilantik oleh KONI Pusat, menandai langkah awal dalam pengembangan olahraga domino di Indonesia dengan berbagai kompetisi yang akan diadakan.

D
Dyah Entenopo
20 August 2026 33 pembaca
Pelantikan PB ORADO. (Foto: Randy Prasatya/detikSport)
Pelantikan PB ORADO. (Foto: Randy Prasatya/detikSport)

Jakarta - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) telah resmi dilantik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Pelantikan ini berlangsung di Kantor KONI Pusat yang terletak di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 Agustus 2026, dan dipimpin oleh Ketua KONI, Marciano Norman.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyatakan bahwa pelantikan ini menjawab keraguan masyarakat mengenai siapa yang menjadi organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia. "Hari ini juga menjawab satu hal yang selama ini mungkin masih sering ditanyakan oleh masyarakat: 'Sebenarnya, organisasi resmi olahraga domino di Indonesia itu siapa?' Jawabannya jelas. PB ORADO adalah induk organisasi olahraga domino yang telah diterima sebagai anggota KONI Pusat, dan hari ini kepengurusan PB ORADO secara resmi dilantik oleh KONI Pusat," ungkap Yooky.

Yooky juga menekankan bahwa status resmi ini bukanlah untuk menunjukkan superioritas, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan. "Tetapi saya ingin mengingatkan teman-teman semua, status resmi ini bukan untuk membuat kita merasa paling hebat atau lebih tinggi dari siapa pun. Justru ini adalah amanah," tambahnya.

Pengembangan Olahraga Domino Secara Berjenjang

Menurut Yooky, amanah ini harus diwujudkan dengan cara membina, menata, dan mengembangkan olahraga domino secara resmi dan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Saat ini, ORADO telah hadir di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, yang menjadi modal untuk merangkul komunitas dan pemain domino di berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa keberadaan PB ORADO bukan untuk menciptakan perbedaan, melainkan untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia. "Kita hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," jelasnya.

Prioritas dan Target PB ORADO

Setelah pelantikan, PB ORADO akan fokus pada pembangunan sistem kompetisi yang jelas, pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, serta penyelenggaraan pertandingan yang profesional dan menarik. Yooky menambahkan bahwa ORADO juga akan dikembangkan sebagai bagian dari industri olahraga, dengan harapan olahraga domino dapat memiliki nilai prestasi, hiburan, dan ekonomi.

"Kita akan memanfaatkan teknologi agar pertandingan domino bisa ditonton dengan menarik. Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ungkapnya. Namun, ia juga menekankan bahwa atlet harus tetap menjadi pusat dari pengembangan olahraga domino. "Yang harus menjadi bintang adalah para atlet. Mereka yang harus dikenal, mendapatkan prestasi, menjadi brand ambassador, dan menginspirasi generasi berikutnya," tuturnya.

PB ORADO menargetkan agar olahraga domino dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Untuk mencapai hal tersebut, Yooky menyatakan bahwa ORADO harus menunjukkan organisasi yang kuat, pembinaan yang berjalan, atlet berkualitas, regulasi yang jelas, serta kompetisi yang aktif dari tingkat daerah hingga nasional.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengenal olahraga domino dan menjadikannya sebagai aktivitas yang terbuka, tertib, sportif, serta profesional. "Hari ini KONI telah memberikan kepercayaan kepada kita. Sekarang tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi yang tepat," pungkasnya.

Artikel Terkait