Pearl Tan dan M Thinaah, pasangan ganda putri, menyatakan bahwa mereka perlu meningkatkan kebugaran fisik agar dapat kembali bersaing dengan baik menjelang Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di New Delhi pada 17-23 Agustus. Dalam final Taiwan Open, mereka mengalami kesulitan dan harus mengakui kekalahan dengan skor 21-16, 21-18 dari pasangan Jepang, Sumire Nakade dan Miyu Takahashi, yang secara fisik lebih kuat, dalam pertandingan yang berlangsung selama 40 menit.
Pearly Tan, yang telah berjuang melawan cedera punggung sejak bulan April, terlihat belum berada dalam kondisi optimal. Pemain berusia 26 tahun ini tidak memberikan penjelasan mengenai kekalahan mereka di Taipei. Setelah meraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2025, Pearly dan Thinaah perlu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kebugaran fisik mereka jika ingin meraih medali di New Delhi.
Peningkatan Kebugaran yang Diperlukan
"Saya pikir hal positifnya adalah kami perlahan-lahan menemukan kembali ritme kami, terutama rotasi kami, dan kami tahu apa yang kami lakukan di lapangan," ungkap Pearly. "Hanya saja kondisi fisik kami memang tidak mendukung. Jadi, kami tahu apa yang perlu kami perbaiki saat kembali nanti, dan kami akan berusaha untuk menjadi lebih baik."
Final Taiwan Open ini merupakan yang kedua bagi Pearly dan Thinaah tahun ini setelah mereka berhasil meraih kemenangan di Indonesia Masters pada bulan Januari. Thinaah mengakui bahwa pertahanan mereka belum memadai dan menjadi fokus perbaikan ke depannya. "Saya rasa Jepang menyerang dengan sangat baik sehingga memberi kami banyak tekanan," kata Thinaah. "Jadi, pertahanan kami, terutama dari sisi saya, benar-benar membebani saya. Saya rasa itu sesuatu yang perlu saya perbaiki ke depannya."
Menarik Diri dari Korea Masters
Sejalan dengan hasil di Taiwan Open, Pearly dan Thinaah telah memutuskan untuk menarik diri dari Super 300 Korea Masters. Mereka menyadari bahwa meningkatkan kondisi fisik selama dua minggu ke depan sangat penting jika ingin memberikan performa yang kuat di Kejuaraan Dunia mendatang.