Logo
Raket

Tanvi Sharma Melangkah ke Final Taiwan Open 2026 dengan Rekor Mengesankan

Tanvi Sharma, pemain bulu tangkis muda asal India, berhasil melaju ke final tunggal putri Taiwan Open 2026 setelah mengalahkan Huang Yu Hsun dengan skor 21-17, 21-11. Ini menjadi final kedua dalam kar...

D
Dharma Kusuma
03 August 2026 4 pembaca
Tanvi Sharma/[Foto:Badminton Photo]
Tanvi Sharma/[Foto:Badminton Photo]

Meski telah memecahkan berbagai rekor pada hari Sabtu, perhatian Tanvi Sharma tetap terfokus pada pertandingan selanjutnya. Pemain bulu tangkis berusia 17 tahun dari India ini menunjukkan performa yang mengesankan di YONEX Taipei Open 2026, berhasil mengalahkan unggulan kelima tuan rumah, Huang Yu Hsun, dengan skor 21-17, 21-11 dalam waktu hanya 33 menit, dan memastikan tempatnya di final tunggal putri.

Ini merupakan final kedua dalam karier muda Sharma, yang terjadi sedikit lebih dari setahun setelah ia menjadi runner-up di US Open di belakang Beiwen Zhang. Meskipun pencapaian ini sangat berarti, ia menekankan bahwa masih ada yang harus diselesaikan. “Saya sangat senang setelah mencapai final,” ungkap Sharma. “Tapi saya masih belum puas karena saya harus bermain di final dan memberikan yang terbaik di sana. Sudah lama sekali, jadi saya sangat gembira.”

Pertandingan yang Menegangkan

Bermain di hadapan penonton Taipei yang antusias dan melawan lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi, Tanvi Sharma menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Setelah menghadapi pertandingan pembuka yang ketat, ia mulai mengendalikan permainan dengan strategi menyerang, memanfaatkan kesalahan lawan di game kedua. “Di akhir game kedua, saya mendapatkan banyak poin dari serangan,” jelasnya. “Sejak awal game itu, saya memainkan pukulan menyerang. Setelah jeda, dia mulai melakukan lebih banyak kesalahan, jadi saya hanya fokus untuk menjaga kok tetap berada di dalam lapangan.”

Konsistensi Tanvi Sharma

Perjalanan Tanvi di turnamen ini sangat mengesankan; ia hanya kehilangan satu gim sepanjang minggu, yaitu saat menghadapi unggulan keempat, Supanida Katethong, di perempat final. Kini, ia menjadi pemain India pertama yang mencapai final tunggal putri sejak Saina Nehwal meraih gelar tersebut pada tahun 2008. Pada usia 17 tahun dan 222 hari, ia juga menjadi finalis termuda dalam sejarah turnamen, mengalahkan rekor Lee Yong Dae dari Korea yang berusia 17 tahun 287 hari saat mencapai final ganda putra pada tahun 2006.

Di hadapannya kini terdapat tantangan untuk meraih gelar World Tour pertamanya, yaitu menghadapi unggulan keenam, Nguyen Thuy Linh, yang merupakan lawan yang sama yang berhasil ia kalahkan dalam perjalanan menuju final US Open tahun lalu. “Saya sangat percaya diri menjelang pertandingan. Saya berharap yang terbaik dan akan memberikan 100 persen kemampuan saya,” tambahnya.

Artikel Terkait