Moto GP

Pebalap MotoGP Uji Coba Sistem Radio Komunikasi Seperti F1

MotoGP semakin mendekati era komunikasi digital modern dengan pengujian sistem radio helm terbaru oleh pebalap Fabio Quartararo di Sirkuit Jerez, Spanyol. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan kesel...

D
Dhearatika Jaya
01 May 2026 12 pembaca
Pebalap MotoGP Uji Coba Sistem Radio Komunikasi Seperti F1
Sumber gambar: otomotif.kompas.com

JEREZ, KOMPAS.com – Ajang balap motor terkemuka, MotoGP, kini memasuki tahap baru dengan pengujian sistem komunikasi digital yang lebih canggih. Pebalap utama Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan ulasan positif setelah mencoba sistem radio helm terbaru dalam sesi tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol, pekan ini. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan standar keselamatan dengan memungkinkan Race Direction mengirimkan pesan langsung kepada pebalap saat situasi darurat terjadi di lintasan.

Fabio Quartararo menyatakan, "Sejujurnya, mereka telah membuat langkah besar." Namun, juara dunia MotoGP 2021 ini juga mencatat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal kualitas audio. "Tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar (suara) terdengar benar-benar jernih. Karena saya bisa mendengar, tapi belum terlalu jelas," tambahnya. Pengembangan sistem radio ini terus dilakukan, setelah sebelumnya MotoGP menguji perangkat bone conduction yang menuai kritik dari para pebalap. Quartararo mengonfirmasi bahwa versi terbaru yang ia coba di Jerez kini menggunakan sistem in-ear, yang memberikan pengalaman lebih baik.

Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta, menjelaskan bahwa sistem radio ini akan terintegrasi dengan teknologi pemosisian GPS yang lebih canggih. Rencananya, GPS generasi terbaru ini akan diluncurkan secara penuh pada tahun 2027. "Idenya adalah sistem ini ditandai secara GPS. Jadi, jika Anda mendekati area dengan bendera kuning, hujan, atau permukaan licin, sistem akan memperingatkan pembalap di trek lurus sebelum memasuki sektor tersebut," ungkap Ezpeleta. Meskipun saat ini komunikasi masih bersifat satu arah dari pusat kendali balap, Ezpeleta tidak menutup kemungkinan adanya komunikasi dua arah di masa depan.

Langkah ini menunjukkan upaya MotoGP untuk mengejar ketertinggalan teknologi komunikasi dari Formula 1, di mana komunikasi radio dua arah telah menjadi standar sejak akhir 1980-an. Namun, tantangan teknis di MotoGP lebih kompleks karena faktor kebisingan angin dan pergerakan kepala pebalap yang dinamis. Dengan fokus saat ini pada keselamatan, MotoGP berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman balap tanpa mengurangi konsentrasi pebalap yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Artikel Terkait