Logo
Berita Olahraga

--- Pedro Acosta Beri Penilaian Campur Aduk di Paruh Pertama MotoGP 2026 ---

--- Pedro Acosta mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraihnya di paruh pertama MotoGP 2026, di mana masalah teknis dan cedera menjadi penghambat utama. ---

E
Elvira Adhitama
15 July 2026 24 pembaca
Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images
Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images
---TITLEEXCERPT--- Pedro Acosta mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraihnya di paruh pertama MotoGP 2026, di mana masalah teknis dan cedera menjadi penghambat utama. ---CONTENT---

Jakarta - Pedro Acosta menilai bahwa perjalanan kariernya di paruh pertama MotoGP 2026 belum memenuhi harapannya. Pebalap dari tim Red Bull KTM Factory Racing ini merasa bahwa kecepatan yang dimilikinya tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.

Acosta memulai musim dengan catatan positif setelah meraih kemenangan di Sprint Race MotoGP Thailand. Namun, hingga memasuki seri ke-11, pebalap asal Spanyol ini belum berhasil meraih kemenangan di balapan utama. Dalam enam seri terakhir, Acosta mengalami tiga kali gagal finis (DNF), yang membuat posisinya melorot ke peringkat ketujuh dalam klasemen sementara MotoGP 2026.

Masalah Teknis dan Cedera Menghambat Performa

Hasil terbaik Acosta di balapan terakhir adalah menempati posisi keempat di MotoGP Jerman. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa performanya sepanjang musim banyak dipengaruhi oleh masalah teknis pada motor KTM yang digunakannya, serta cedera carpal tunnel yang dideritanya saat MotoGP Belanda di Assen.

Akibat dari situasi tersebut, Acosta memberikan dua penilaian berbeda terhadap penampilannya di musim ini. "Ini pertama kalinya saya akan memberi nilai tinggi," ungkap Acosta dengan nada bercanda. "Saya memberi nilai tujuh untuk performa saya. Tapi kalau melihat keseluruhan paruh pertama musim, saya hanya memberi nilai empat."

Harapan untuk Jeda Musim Panas

Acosta menambahkan bahwa banyak poin yang hilang akibat masalah teknis yang dihadapinya sepanjang musim. Ia berharap jeda musim panas dapat dimanfaatkan oleh tim KTM untuk menemukan solusi atas masalah teknis yang terus mengganggu performanya. "Kami mengalami banyak masalah teknis. Saya kehilangan poin di Barcelona, Brno, dan Assen. Seharusnya kami bisa berada di posisi yang lebih depan, tapi memang seperti itulah kenyataannya. Kalau dirata-rata, mungkin nilainya lima," jelasnya.

Walaupun belum meraih kemenangan grand prix musim ini, Acosta melihat adanya perkembangan positif dibandingkan dengan musim lalu. Pada paruh pertama MotoGP 2025, ia sering melakukan kesalahan, termasuk beberapa kali terjatuh. Namun, tahun ini, ia berhasil mengurangi kesalahan tersebut. "Saya tidak membuat banyak kesalahan dibanding tahun lalu. Itu hal yang positif," tutup pebalap berusia 22 tahun ini.

Artikel Terkait