Logo
Moto GP

Pedro Acosta Tingkatkan Standar KTM, Karier Brad Binder Terancam Berakhir

Pedro Acosta dianggap telah mengubah standar performa KTM, yang berpotensi mengancam posisi Brad Binder di tim MotoGP untuk musim 2027. Situasi ini membuat masa depan Binder semakin tidak pasti di aja...

D
Dharma Kusuma
04 July 2026 26 pembaca
Pedro Acosta dan Brad Binder
Pedro Acosta dan Brad Binder

Pembalap muda Pedro Acosta kini dianggap bukan hanya sebagai yang terbaik di KTM, tetapi juga sebagai sosok yang telah mengubah standar performa tim. Hal ini berdampak pada posisi Brad Binder yang dilaporkan terancam di proyek KTM untuk MotoGP 2027, dengan kemungkinan besar kariernya di ajang tersebut akan berakhir.

Masa depan Brad Binder di MotoGP semakin suram setelah kabar mengenai penentuan duet pembalap pabrikan KTM untuk musim 2027. Tim asal Austria tersebut dikabarkan akan memasangkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio, sedangkan Acosta diperkirakan akan bergabung dengan Ducati di era regulasi baru. Keputusan ini membuat Binder kehilangan tempat di tim utama maupun Tech3, dan jika tidak ada kursi yang tersedia di tim lain, ia mungkin harus meninggalkan MotoGP.

Performa Acosta yang Meningkat Pesat

Ironisnya, situasi ini bukan hanya disebabkan oleh penurunan performa Binder, melainkan karena Acosta berhasil meningkatkan standar performa KTM ke tingkat yang jauh lebih tinggi. Pada musim debutnya di 2024 bersama Tech3, Binder masih menjadi acuan di kubu KTM, menyelesaikan musim di posisi kelima klasemen, hanya unggul dua poin dari Acosta yang saat itu merupakan rookie dan menjadi pembalap non-Ducati terbaik.

Namun, setelah Acosta dipromosikan ke tim pabrikan, perkembangannya sangat pesat. Di musim 2025, pembalap asal Spanyol ini mengumpulkan 307 poin, hampir dua kali lipat dari Binder yang hanya meraih 155 poin. Selisih poin ini membuat Acosta finis tujuh peringkat lebih tinggi di klasemen akhir. Dominasi Acosta berlanjut di musim 2026, meskipun sempat gagal finis dalam dua balapan berturut-turut, ia tetap berada enam posisi di atas Binder di klasemen sementara, menyumbang 133 poin atau hampir 70 persen dari total poin KTM musim ini, sementara Binder hanya mengumpulkan 58 poin.

Persaingan di Dalam Tim

Meski demikian, Binder sebenarnya masih mampu bersaing dengan pembalap KTM lainnya. Sejak awal 2025, ia telah mengumpulkan 213 poin, lebih banyak dibandingkan Enea Bastianini yang meraih 181 poin. Pengalamannya yang panjang bersama RC16 juga membuatnya tetap menjadi salah satu referensi penting dalam pengembangan motor. Namun, Acosta menunjukkan kemampuan yang berbeda. Sementara Binder dan Bastianini menunjukkan batas kemampuan pembalap di atas RC16, Acosta mampu mengekstrak potensi motor ke level yang tidak dapat dicapai oleh rekan-rekannya. Hal ini diyakini menjadi alasan Ducati tertarik untuk merekrutnya di musim 2027.

Dengan demikian, kehadiran Pedro Acosta secara tidak langsung mengubah cara KTM dalam menilai pembalapnya. Bukan karena Binder tampil buruk, tetapi karena Acosta membuktikan bahwa RC16 masih bisa bersaing di barisan depan jika dikendarai oleh talenta yang luar biasa. Jika rumor mengenai bursa transfer ini terbukti benar, maka Binder berpotensi mengakhiri kariernya di MotoGP setelah bertahun-tahun menjadi wajah utama KTM di kelas premier.

Artikel Terkait