Jakarta: Usia bukanlah penghalang untuk terus berkompetisi, seperti yang ditunjukkan oleh Agus Prayogo, seorang pelari kategori master yang berpartisipasi dalam Merdeka Run 2026. Agus berhasil mencatat waktu terbaiknya di nomor 5 kilometer dengan waktu 15 menit 41 detik, sebuah pencapaian yang sangat berarti baginya karena Merdeka Run memberikan kesempatan untuk merasakan kembali atmosfer kompetisi bersama pelari muda.
“Sebenarnya ini event pertama saya. Saya senang banget, dalam artian ternyata di usia master ini masih bisa berkompetisi dengan atlet muda seperti Rizky Martin Simbolon, Roby Syanturi, dan Pandu,” ungkap Agus setelah menyelesaikan lomba di kawasan Istana Merdeka pada Sabtu (29/8).
Kondisi Lintasan yang Mendukung
Agus menjelaskan bahwa kondisi lintasan menjadi salah satu faktor yang membuat perlombaan terasa menyenangkan. Lintasan yang relatif datar memudahkan pelari untuk menjaga kecepatan. Suasana sepanjang rute juga memberikan tambahan energi bagi para pelari.
“Track-nya lebih cenderung flat, kemudian rutenya steril. Cheering di sepanjang jalan itu luar biasa. Sehingga dari situ adrenalin meningkat,” jelasnya.
Pentingnya Persiapan yang Matang
Agus menambahkan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari persiapan yang ia lakukan sebelum perlombaan. Sebagai seorang pelari, ia rutin menjalani latihan untuk menjaga kondisi dan performanya. “Kalau persiapan memang kita sebagai atlet rutin berlatih. Kalau target, hari ini justru season best saya di 5K. Tadi sempat lari 15 menit 41 detik dan itu luar biasa buat saya,” tuturnya.
Catatan waktu yang diraihnya menunjukkan bahwa semangat untuk berkompetisi tidak mengenal usia. Dengan latihan yang konsisten, pelari kategori master tetap dapat menunjukkan performa terbaik dan bersaing dengan generasi yang lebih muda.