Logo
Olahraga Lain

Pelatih Robert Garcia Mengharapkan Pertarungan Antara Shakur Stevenson dan Raymond Muratalla

Robert Garcia, pelatih Raymond Muratalla, berharap Shakur Stevenson mau bertanding melawan petinjunya dalam perebutan gelar kelas welter junior. Muratalla baru saja mempertahankan gelar kelas ringan I...

D
Dyah Entenopo
29 August 2026 18 pembaca
Raymond Muratalla baru saja mempertahankan gelar kelas ringan IBF untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Robson Conceicao pada 1 Agustus. (Foto: Fight TV)
Raymond Muratalla baru saja mempertahankan gelar kelas ringan IBF untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Robson Conceicao pada 1 Agustus. (Foto: Fight TV)

Pelatih Raymond Muratalla, Robert Garcia, mengungkapkan harapannya agar Shakur Stevenson bersedia bertarung melawan petinjunya dalam duel perebutan gelar kelas welter junior atau 140 pound. Muratalla baru saja berhasil mempertahankan gelar kelas ringan IBF untuk yang kedua kalinya setelah mengalahkan Robson Conceicao dengan keputusan angka mutlak pada 1 Agustus. Meskipun meraih kemenangan, petinju asal Amerika Serikat ini merasa kurang puas dengan penampilannya.

Setelah pertarungan tersebut, Muratalla dan Garcia langsung menyampaikan rencana untuk naik kelas ke divisi 140 pound. Garcia berpendapat bahwa langkah ini akan menguntungkan Muratalla karena ia tidak perlu lagi menjalani proses penurunan berat badan yang terlalu berat. "Raymond Muratalla mengatakan kepada saya, 'Robert, secara kondisi saya merasa sangat baik, tetapi kekuatan saya sudah tidak ada.' Dia terlalu banyak menurunkan berat badan," ungkap Garcia dalam podcast Mr. Verzace.

Pindah Kelas untuk Meningkatkan Performa

Garcia menilai bahwa Muratalla memiliki tubuh yang cukup besar untuk kelas ringan. Petinju berusia 29 tahun ini telah berkarier di kelas 135 pound sepanjang perjalanan profesionalnya, namun kini semakin kesulitan untuk mencapai batas berat tersebut. "Raymond adalah petinju bertubuh besar. Dia bertarung di 135 sepanjang kariernya. Namun sekarang, menurunkan berat badan menjadi sangat berat baginya. Di 140 pound, tambahan lima pound itu akan membuat perbedaan," jelas Garcia.

Garcia kini mengalihkan fokusnya kepada Stevenson, yang saat ini memegang gelar The Ring dan WBO di kelas welter junior. Selain itu, Stevenson juga berada di peringkat pertama kelas ringan versi The Ring, sedangkan Muratalla menempati posisi kedua. Meskipun Stevenson lebih memilih agar pertarungan berlangsung di kelas ringan, Garcia tetap berharap pertarungan dapat dilaksanakan di kelas 140 pound untuk memperebutkan gelar milik Stevenson. "Shakur adalah juara di 140 pound. Mari lakukan pertarungan itu untuk gelarnya di 140," kata Garcia.

Persiapan untuk Pertarungan Besar

Stevenson memiliki rekor yang sangat mengesankan dengan 25 kemenangan tanpa kalah, termasuk 11 di antaranya melalui KO, dan diakui sebagai salah satu petinju teknis terbaik di dunia. Sementara itu, Muratalla juga memiliki pengalaman menghadapi petinju dengan gaya bertarung yang serupa. Pada tahun 2024, Raymond Muratalla berhasil mengalahkan mantan juara dunia Tevin Farmer dengan keputusan angka mutlak. Ia juga mencatat kemenangan atas peraih medali emas Olimpiade 2020, Andy Cruz, pada bulan Januari tahun ini.

Namun, Garcia menilai bahwa Stevenson berada pada level yang berbeda dibandingkan dengan lawan-lawan yang telah dihadapi Muratalla. Oleh karena itu, ia menyadari bahwa Muratalla harus mempersiapkan diri dengan sangat baik jika mendapatkan kesempatan untuk melawan juara dunia empat divisi tersebut. "Itu pertarungan yang sudah diminta Raymond. Dia menginginkannya. Kami harus melakukan pekerjaan rumah dan pertarungan itu tidak akan mudah. Kami harus bekerja ekstra keras," ujar Garcia.

Artikel Terkait