Logo
Basket

Pelatih Stephanie White Tegaskan Solidaritas Tim Indiana Fever Usai Kritikan

Pelatih Indiana Fever, Stephanie White, membela timnya setelah menerima kritik terkait responsnya terhadap pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain Chicago Sky. Ia menegaskan komitmennya untuk men...

A
Arka Wisena
14 August 2026 25 pembaca
Stephanie White (kanan) dan Sophie Cunningham. (Foto: AP)
Stephanie White (kanan) dan Sophie Cunningham. (Foto: AP)

Pelatih tim Indiana Fever, Stephanie White, memberikan pembelaan tegas kepada para pemainnya setelah mendapatkan kritik mengenai responsnya terhadap pelanggaran keras yang dilakukan DiJonai Carrington dari Chicago Sky terhadap Sophie Cunningham. Dalam konferensi pers yang berlangsung sebelum pertandingan melawan New York Liberty pada Selasa (11/8), White menegaskan bahwa ia akan selalu mendukung seluruh anggota tim Fever.

Solidaritas Tim di Tengah Kontroversi

White juga mengecam pihak-pihak yang berusaha memecah belah tim melalui narasi di media sosial. "Kami bersatu. Kami terhubung. Kami tidak akan terpecah," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa cinta, kasih, kerendahan hati, dan kebaikan akan mengalahkan kebencian serta upaya untuk memecah belah tim. Di akhir pernyataannya, White menyatakan dengan tegas, "Yang lain bisa pergi ke neraka," sebelum meninggalkan ruangan tanpa menjawab pertanyaan dari wartawan.

Kontroversi ini muncul setelah Carrington melakukan pelanggaran keras terhadap Cunningham dalam pertandingan Fever melawan Sky yang berlangsung pada hari Sabtu. Pelanggaran tersebut kemudian ditingkatkan menjadi flagrant 2, yang mengakibatkan Carrington dikeluarkan dari pertandingan. White sebelumnya menyebut bahwa keputusan wasit adalah tepat, namun juga memuji gaya bermain agresif Carrington. Pernyataan itu memicu kritik dari berbagai pihak yang merasa White tidak cukup membela pemainnya. Bahkan, wakil gubernur Indiana sempat menyerukan agar White dipecat.

Prioritas Keselamatan Pemain

White kemudian menjelaskan bahwa ia tidak menyaksikan insiden tersebut secara langsung maupun melalui tayangan ulang sebelum konferensi pers setelah pertandingan. Ia menekankan bahwa keselamatan, kesehatan, dan keberhasilan para pemain selalu menjadi prioritas utamanya. "Saya tersinggung dengan anggapan bahwa saya tidak 100 persen selalu membela pemain saya," ujarnya.

Dukungan untuk White datang dari Cunningham dan bintang Fever, Caitlin Clark. Cunningham menyatakan bahwa hubungan antara dirinya dan White tetap baik, sementara Clark mengungkapkan kekecewaannya ketika melihat fans mencemooh pelatih mereka sebelum pertandingan. "Saya membenci ketika fans kami mencemoohnya sebelum pertandingan. Itu membuat saya sedikit mual," kata Clark, menegaskan bahwa para pemain akan selalu mendukung White.

Dukungan tersebut terbayar dengan kemenangan meyakinkan 106-92 atas Liberty. Fever berhasil mencetak setidaknya 100 poin untuk pertandingan ke-15 musim ini, yang merupakan rekor terbanyak dalam satu musim WNBA. Indiana juga berhasil memasukkan 16 dari 25 percobaan tembakan tiga angka, sementara Clark mencatatkan pertandingan kesembilan musim ini dengan setidaknya 20 poin dan 10 assist, yang merupakan rekor terbanyak dalam satu musim WNBA. Saat ini, Fever memiliki rekor 21-12 setelah memenangkan sembilan dari 12 pertandingan terakhir.

Artikel Terkait