Logo
Basket

Pelatih Timnas Indonesia Menyampaikan Alasan Kekalahan dari Hong Kong

David Singleton, pelatih kepala Timnas Indonesia, menjelaskan faktor yang menyebabkan timnya kalah dari Hong Kong dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (30/8). Ia menyoroti permainan lamban...

B
Bayu Biru
31 August 2026 23 pembaca
David Singleton ungkap penyebab Indonesia takluk dari Hong Kong. (Gambar: FIBA)
David Singleton ungkap penyebab Indonesia takluk dari Hong Kong. (Gambar: FIBA)

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (30/8), pelatih kepala Timnas Indonesia, David Singleton, mengungkapkan alasan kekalahan timnya saat menghadapi Hong Kong. Ia menyatakan bahwa para pemainnya tampil lambat di babak pertama, yang berujung pada kesulitan untuk membalikkan keadaan di kuarter ketiga dan keempat.

Walaupun Indonesia diunggulkan karena peringkat FIBA yang lebih tinggi dibandingkan Hong Kong, Yudha Saputera dan rekan-rekannya tidak mampu menunjukkan performa terbaik. Hong Kong justru tampil lebih agresif, membuat pertahanan Indonesia dalam keadaan tertekan. Akibatnya, Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor akhir 70-81.

Pertahanan yang Kurang Memadai

David Singleton menjelaskan lebih lanjut mengenai performa timnya, "Di babak pertama, jelas pertahanan kurang bagus. Kami menghadapi tim Hong Kong dengan kemampuan playmaking yang bagus. Sementara di sisi ofense kami juga kurang bermain secara fisik." Ia menekankan pentingnya belajar dari kekalahan ini, terutama dalam konteks turnamen yang sulit untuk membalikkan keadaan jika tertinggal terlalu jauh.

Pentingnya Kebanggaan Tim Nasional

Singleton menambahkan, "Yang terpenting dalam turnamen ini adalah bagaimana menantang diri sendiri. Bertanding dengan kebanggaan sebagai pemain tim nasional." Ia juga mencatat bahwa meskipun tim telah merespons dengan baik di kuarter ketiga, beberapa kesalahan di kuarter keempat menghalangi mereka untuk menyelesaikan pertandingan dengan baik.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia, mengingat kekuatan basket di Asia semakin merata dan kompetitif. Timnas Indonesia diharapkan dapat memperbaiki performa mereka di pertandingan mendatang.

Artikel Terkait