Logo
Berita Olahraga

Peningkatan Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Dapatkan Apresiasi dari Ketum PSSI

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa kualitas penyelenggaraan liga sepak bola di Indonesia terus mengalami perbaikan yang signifikan. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers BRI Super...

A
Arya Satya
01 September 2026 41 pembaca
Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa penyelenggaraan liga sepak bola di Indonesia menunjukkan peningkatan kualitas yang semakin baik dari tahun ke tahun. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menghadiri konferensi pers BRI Super League Musim 2026/2027 yang berlangsung di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, pada Selasa (1/9) siang.

Erick menegaskan bahwa perbaikan kualitas liga ini tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi, penyelenggara, sponsor, klub-klub yang berpartisipasi, penyiar, hingga para suporter. “Kita ini negara sepak bola, artinya kita tidak mungkin membangun sepak bola ini secara sendiri-sendiri. Stakeholder harus jadi satu, liganya harus bersih,” ungkapnya.

Fokus pada Peningkatan Kualitas Liga

Beberapa aspek menjadi perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga untuk meningkatkan kualitas liga, seperti keakuratan kepemimpinan wasit dan konsistensi klub dalam menyajikan permainan terbaik. Semua hal ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi liga sepak bola Indonesia di tingkat internasional.

Erick juga menambahkan bahwa BRI Super League telah menjadi bagian dari industri olahraga di Indonesia yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian negara. Seiring dengan perbaikan kualitas liga, ia menekankan pentingnya kesehatan klub-klub peserta melalui upaya komersialisasi. “Karena tidak mungkin kita membangun liga tetapi klub-klubnya tidak sehat. Dengan kualitas klub yang diperbaiki, bisa berimbas pada pendapatannya yang naik,” jelasnya.

Investasi dalam Olahraga

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mencatat bahwa pendapatan liga dan klub mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ia mendorong agar terjadi pemerataan kekuatan di antara klub-klub sepak bola profesional di Tanah Air, sehingga industri sepak bola tidak lagi dianggap sebagai beban, melainkan sebagai investasi yang berkelanjutan. “Jadi saya selalu mendorong, bahwa olahraga ini bukan biaya, tetapi olahraga ini investasi. Investasi yang menghasilkan pendapatan untuk banyak pihak. Makin banyak klub yang sehat, liganya makin kompetitif, dan penontonnya makin banyak,” tegasnya.

Konferensi pers ini diisi dengan berbagai acara, dimulai dari sambutan para pemimpin stakeholder, termasuk Ketua Umum PSSI, Direktur Utama I League Ferry Paulus, Group CEO BRI Hery Gunardi, dan Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan jersey BRI, peluncuran bola resmi, serta lagu tema BRI Super League 2026/2027 yang berjudul “Indonesia Menyala” yang dibawakan oleh band The Next AJS, serta sesi tanya jawab dengan sejumlah pelatih klub yang hadir.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait